KABAR DAERAH
Istimewa
Gianyar-Mediaindonesianews.com: Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun 2025 di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, resmi berjalan dengan capaian signifikan di bidang pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu kunci sukses program ini adalah peran aktif Perbekel Desa Batuan, Ari Anggara.
TMMD yang digelar oleh Kodim 1616/Gianyar ini menargetkan pembangunan fisik berupa Jalan Usaha Tani sepanjang 1.241,42 meter dengan lebar antara 0,6 hingga 1,2 meter dan tebal 10 sentimeter. Jalan tersebut juga dilengkapi saluran air primer dengan empat tipe yang menghubungkan Banjar Penida dan Banjar Lantangidung.
Akses jalan yang selama ini sulit dilalui warga dan petani dipastikan akan memperlancar aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen. Perbekel Ari Anggara menyampaikan apresiasinya kepada Satgas TMMD atas percepatan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini mimpi masyarakat yang akhirnya mulai terwujud. Jalan ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil pertanian dan ekonomi warga,” ujar Ari Anggara, Selasa (29/7).
Selain mendukung secara administratif, Ari Anggara juga turun langsung ke lapangan memastikan pelibatan aktif warga dalam gotong-royong harian bersama Satgas TMMD. Dukungan dari Pemerintah Desa mencakup pendataan, penyediaan lahan, hingga koordinasi lintas banjar.
Dansatgas TMMD Ke-125 Letkol Kav Rizal Wijaya, SH., M.I.P., menilai peran kepala desa sangat krusial dalam mempercepat proses pembangunan.
“Pak Ari tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga terjun langsung. Ini sangat membantu Satgas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.
Kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Desa Batuan dalam TMMD Ke-125 ini menjadi contoh sinergi yang efektif dalam membangun desa, baik secara fisik maupun sosial. Dengan semangat gotong-royong, program ini diharapkan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Batuan dan sekitarnya. (JroBudi)