KABAR DAERAH
istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, SH., meninjau langsung lokasi Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (23/7), usai melaksanakan sosialisasi sejumlah program strategis TNI bersama pemerintah daerah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah Korem 163/Wira Satya bersama Pemerintah Provinsi Bali dalam memastikan kesiapan teknis, transparansi pelaksanaan, dan ketepatan sasaran bantuan RTLH bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah pelosok.
“Melalui peninjauan langsung ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan dan seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tegas Brigjen TNI Hadisaputra saat berdialog dengan warga penerima manfaat di lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem didampingi sejumlah pejabat penting, antara lain Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPR Provinsi Bali Ni Made Rai Swartini, S.T., M.Si., Kasi Intel Kasrem 163/WSA Letkol Inf Amrizal Nasution, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dan jajaran Korem serta perangkat desa Belancan.
Rumah-rumah yang dikunjungi berada dalam kondisi memprihatinkan, memperkuat urgensi pelaksanaan program RTLH. Sesuai laporan tim teknis, proses rehabilitasi akan segera dimulai setelah proses administrasi rampung dan material tersedia di lapangan.
Danrem menjelaskan, pengerjaan RTLH akan melibatkan personel TNI yang memiliki keahlian tukang dari Korem 163/WSA, Kodim 1626/Bangli, dan Kodim 1616/Gianyar untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pembangunan. Setiap unit rumah akan mendapat bantuan senilai Rp 20 juta, dengan pembagian 80% untuk material dan 20% untuk tenaga kerja.
“Kami ingin pembangunan ini tidak hanya cepat selesai, tapi juga memenuhi standar kualitas. Masyarakat harus mendapat hunian yang layak, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
Selain memeriksa kondisi rumah, Danrem juga memberikan arahan kepada Dandim dan jajaran Koramil agar terus melakukan pemantauan lapangan secara berkala selama proses pembangunan berlangsung.
Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen Korem 163/Wira Satya dalam menjalankan peran TNI sebagai penggerak sosial dan pembangunan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan di daerah tertinggal. (JroBudi)