KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III resmi digulirkan di Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (23/7). Kegiatan yang digagas Kodim 0721/Blora ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah tertinggal.
Dalam sambutan pembukaan TMMD Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini menekankan bahwa, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
“TMMD adalah bukti nyata bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga motor penggerak pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Sri Setyorini di hadapan jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta warga setempat.
Program TMMD Tahap III kali ini menyasar dua sektor utama: pembangunan fisik dan edukasi nonfisik. Pembangunan fisik meliputi pembuatan jalan makadam sepanjang 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter, pembangunan talud sepanjang 90 meter, dan pemasangan plat beton berukuran 3x1x1 meter. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas warga desa.
Sementara itu, kegiatan nonfisik difokuskan pada penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, penanganan hukum berbasis restorative justice, hingga strategi peningkatan hasil pertanian. Upaya ini ditujukan untuk membangun kapasitas masyarakat agar mampu mandiri dan sejahtera.
“Kami ingin hasil pembangunan ini tidak hanya selesai dalam bentuk fisik, tetapi juga membekas dalam semangat masyarakat. Gotong royong dan partisipasi warga adalah kunci utama keberhasilan TMMD,” tegas Wabup.
Sri Setyorini juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai fondasi ketahanan nasional. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mendorong aktivitas ekonomi desa, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Ini bukan hanya soal membangun jalan, tapi juga membangun harapan dan masa depan desa,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Kodim 0721/Blora dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan TMMD yang akan berlangsung hingga 21 Agustus 2025 ini diharapkan menjadi contoh model pembangunan kolaboratif yang dapat diadopsi di wilayah tertinggal lainnya.
“Semoga TMMD Tahap III ini berjalan lancar, sukses, dan memberi manfaat nyata bagi kemajuan Blora,” pungkas Wabup. (andiZ)