KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Kolaborasi antara aparat kepolisian dan petani hutan terus diperkuat di Kabupaten Blora demi menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Hal ini tampak dalam kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sambongrejo, Polsek Sambong, Aipda S. Wanto bersama kelompok pesanggem Perhutani di kawasan Hutan RPH Mejurang, Kecamatan Sambong, pada Selasa (22/7).
Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB tersebut, Aipda S. Wanto menegaskan bahwa petani penggarap hutan atau pesanggem memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
“Para pesanggem adalah ujung tombak ketahanan pangan kita. Dengan pengelolaan yang tepat, hasil panen dari lahan hutan ini bisa menjadi sumber pangan yang andal bagi masyarakat,” ujar Aipda Wanto.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja mengingat kondisi iklim yang semakin tidak menentu. Para petani dihimbau untuk memperhatikan cuaca dan mewaspadai potensi bahaya seperti angin kencang, sambaran petir, hingga risiko pohon tumbang saat beraktivitas di hutan.
Lebih lanjut, Aipda Wanto mendorong para pesanggem untuk turut aktif menjaga kelestarian hutan dan menolak praktik ilegal seperti pembalakan liar. Ia menekankan bahwa keberlangsungan fungsi hutan sangat bergantung pada kesadaran dan peran serta masyarakat.
“Hutan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Jika ada aktivitas ilegal, seperti pembalakan liar, jangan ragu untuk melapor. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun keharmonisan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian ekosistem. Dukungan Polsek Sambong terhadap program kehutanan sosial dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan di tingkat lokal. (andiZ)