KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Republik Indonesia melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) resmi menyasar 95 ribu pelajar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini penyakit pada anak usia sekolah sebagai investasi jangka panjang pembangunan SDM Indonesia.
Peluncuran program di Blora dilaksanakan langsung oleh Bupati Dr. H. Arief Rohman, M.Si., di SMP Negeri 1 Blora, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Daerah Blora, Edi Widayat, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, Selasa (22/7)
"Program ini merupakan langkah strategis dari Presiden untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat. Kami menyambut baik program ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga masa depan generasi bangsa," kata Bupati Arief.
Peresmian dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong dan peninjauan langsung kegiatan pemeriksaan kesehatan di kelas. Bupati bahkan mendapati seorang siswa yang terdeteksi mengalami kekurangan hemoglobin (HB rendah) dan langsung diarahkan menerima tindak lanjut medis.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Edi Widayat, PKG menyasar seluruh pelajar usia 7 hingga 17 tahun, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, hingga madrasah di bawah Kementerian Agama. "Total sasarannya sekitar 95 ribu siswa di Blora. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari Puskesmas setempat yang telah kami jadwalkan terintegrasi," jelasnya.
Jenis pemeriksaan mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan darah, penglihatan, potensi merokok, kesehatan paru-paru, gizi, gula darah, THT, hingga kesehatan mental. Selain siswa, guru dan tenaga kependidikan juga diperbolehkan mengikuti program ini.
Tak hanya pemeriksaan fisik, PKG juga membuka layanan bimbingan konseling untuk mengidentifikasi pola makan dan kebiasaan hidup sehat para pelajar. Pemerintah berharap, upaya ini mampu menekan angka penyakit kronis sejak usia dini.
“Kami minta seluruh pihak, dari Dinas Pendidikan hingga pihak sekolah dan Puskesmas di 16 kecamatan, bersinergi maksimal agar pelaksanaan PKG berjalan merata dan optimal. Ini bukan hanya soal kesehatan hari ini, tapi tentang kualitas SDM Blora di masa depan,” tegas Bupati Arief.
Kepala SMP Negeri 1 Blora, Ainur Rofiq, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi peluncuran. “Ini bukti perhatian luar biasa dari pemerintah terhadap anak-anak didik kami. Kami siap mendukung penuh program PKG demi masa depan mereka,” ucapnya.
Program ini menjadi bagian dari prioritas Presiden Prabowo dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh. Pelaksanaan PKG secara nasional dimulai 16 Juli 2025, dan terus digulirkan ke seluruh daerah sebagai gerakan kesehatan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (andiZ)