KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Upaya pelestarian budaya lokal di Kabupaten Blora terus digalakkan, kali ini melalui pagelaran wayang kulit bertajuk Kresna Gugah/Bima Suci yang digelar dalam acara Ruwat Agung menyambut bulan Suro, Senin malam (21/7), di Pendopo Sedulur Sikep Samin Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo.
Kegiatan sakral tahunan ini dihadiri ratusan warga serta tokoh penting daerah, termasuk Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, SH., S.IK., MH. Kehadiran aparat kepolisian dalam acara tersebut menjadi simbol sinergi antara pengamanan wilayah dan pelestarian warisan budaya masyarakat adat Sedulur Sikep
“Ini adalah bentuk kebersamaan kami dengan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian budaya,” tegas Kapolres Blora dalam sambutannya.
Acara dimulai dengan prosesi sakral Tumpengan Moco Rogo yang dipimpin sesepuh Sedulur Sikep, Mbah Lasiyo, sebagai simbol pembersihan diri dan doa keselamatan. Dalang Ki Sujiarto, S.Pd., dari Jepangrejo, kemudian membawakan lakon Kresna Gugah/Bima Suci yang sarat makna spiritual dan nilai-nilai filosofi Jawa.
Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi komunitas Sikep Samin dalam menjaga nilai-nilai budaya Jawa. “Kami mendukung penuh upaya pelestarian tradisi ini. Terima kasih kepada Sedulur Sikep yang terus menjaga jati diri bangsa lewat budaya,” ujarnya.