KABAR DAERAH
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026 diwarnai dengan kembalinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi pelajar dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Bangli. Di Desa Landih, Kecamatan Bangli, distribusi program ini mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Desa Landih, Serma I Komang Juni Suantara, bersama Bhabinkamtibmas setempat, Senin (21/7).
Distribusi dilakukan di Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Alota Agung Bali, Dusun Penaga, dan menyasar 2.373 peserta didik dari 26 sekolah, serta 300 penerima dari kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Total keseluruhan makanan yang didistribusikan mencapai 2.673 porsi.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat apresiasi dari para siswa. Salah satu pelajar mengungkapkan rasa senangnya atas bantuan makanan bergizi yang diterima di hari pertama sekolah. “Senang bisa kembali sekolah dan dapat makan bergizi. Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang membantu mengatur,” ucapnya.
Babinsa Serma I Komang Juni Suantara menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat.
“Kami pastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan paket makanan tepat sasaran. Ini adalah bentuk nyata perhatian kami terhadap generasi muda,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyatakan bahwa Kodim menugaskan Babinsa untuk mendukung penuh program-program pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia menilai kehadiran Babinsa di lapangan sangat penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan program.
“Program MBG ini sangat strategis untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan kesejahteraan kelompok rentan. Kami mendorong Babinsa agar aktif hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program berjalan lancar, tertib, dan sesuai sasaran,” tegasnya.
Letkol Arya Girinatha berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat demi suksesnya berbagai inisiatif pembangunan, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan. (JroBudi)