KABAR DAERAH
Foto bersama Kepala OPD PKP Kodim 16w6 Bangli , BRMP Bali, dan semua penyuluh
BANGLI – Mediaindonesianews.com: Suasana penuh semangat tampak di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Jumat (18/7), saat Perhiptani (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan penanaman padi serentak dalam rangka memperingati HUT Perhiptani ke-38. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara penyuluh, petani, pemerintah, dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Meski tanpa dukungan anggaran dari dinas, kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Ir. I Wayan Sarma, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap penyuluh yang tetap aktif dan hadir di tengah petani.
“Ini momen yang luar biasa. Tanpa anggaran, tapi penuh semangat. Saya harap para penyuluh terus dekat dengan petani, karena mereka ujung tombak ketahanan pangan,” ujar Sarma.
Ia juga menekankan pentingnya peran TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pendampingan yang dilakukan sejak pengolahan lahan hingga pascapanen merupakan bentuk nyata kontribusi TNI bagi pertanian.
Hal itu terlihat dari kehadiran Kasdim Kodim 1626 Bangli bersama para Babinsa, yang turut menanam padi bersama para petani dan penyuluh. Varietas yang ditanam adalah Impari 32, bantuan dari BRMP Bali, yang sekaligus akan dievaluasi kesesuaiannya terhadap kondisi lahan dan minat petani di wilayah Bangli.
Penyuluh Wilayah Binaan (Wilbin) Kawan, I Made Atmika, menjadi sosok kunci dalam kegiatan ini. Ia aktif mendampingi dan memberikan edukasi kepada petani setiap hari, mulai dari teknik budidaya hingga pemilihan varietas unggul.
Lurah Kawan pun memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja cepat dan konsisten Atmika dan timnya.
“Penyuluh di wilayah kami sangat responsif. Kami bersyukur pertanian tetap terpantau dengan baik berkat kerja keras mereka,” ungkapnya.
Ketua Subak Tegalalang, Sang Ketut Rencana, mewakili para petani, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Kami para petani sangat terbantu dan merasa diperhatikan,” ujarnya.
Momentum ini tak hanya menjadi perayaan ulang tahun, tapi juga pengingat bahwa kolaborasi nyata antara pemerintah, petani, penyuluh, dan TNI dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menjaga ketahanan pangan daerah. (JroBudi)