MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

16 Juli 2025,    10:12 WIB

Gandeng NU, Blora Siap Jadi Pelopor Kabupaten Organik


AndiZ

Gandeng NU, Blora Siap Jadi Pelopor Kabupaten Organik

Istimewa

Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Blora menandatangani nota kesepahaman terkait pengembangan pertanian organik yang berkelanjutan, di Gedung PWNU Jawa Tengah, Semarang, Selasa (15/7).

Kolaborasi antara Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, dengan Ketua PCNU Blora, HM. Fatah, M.Ed tersebut disaksikan Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH. Ubaidullah Shodaqoh, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghofar Rozin, para Camat, Kepala Dinas, dan Ketua MWC NU se-Kabupaten Blora.

Dalam keterangannya Bupati Blora mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan langkah konkret Pemkab Blora untuk mewujudkan sistem pertanian yang sehat, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan ketahanan pangan lokal.

“Blora memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Ini harus dioptimalkan secara berkelanjutan. Kami ingin setiap kecamatan punya demplot percontohan pertanian organik,” kata Arief.

Menurut Arief Blora tercatat sebagai penghasil padi terbesar ke-6 dan jagung terbesar ke-2 di Jawa Tengah. Di sektor peternakan, Blora juga dikenal sebagai daerah dengan populasi sapi tinggi, yang menjadi sumber utama bahan baku pupuk organik dan kerjasama ini menargetkan 295 desa dan kelurahan yang ada bisa menerapkan praktik pertanian organik serta berharap gerakan ini tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga ekonomi dan kesehatan masyarakat.

“Kita ingin menyuburkan bumi dan memberdayakan masyarakat. Semoga Blora bisa menjadi kabupaten organik pertama yang sukses di Jawa Tengah,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief juga mengajak perguruan tinggi seperti Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) yang memiliki jurusan pertanian untuk ikut mendukung pengembangan SDM petani lokal.

Ketua PCNU Blora, HM Fatah, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program ini melalui penguatan kelembagaan dan pendampingan teknis di tingkat kecamatan hingga desa.

“Kita akan dorong semua MWC NU untuk ikut merealisasikan kerja sama ini. Dengan kolaborasi dan arahan dari PWNU serta Pemkab, kami yakin Blora bisa jadi pelopor pertanian organik,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghofar Rozin, mengapresiasi kerja sama tersebut sebagai inisiatif yang patut dicontoh daerah lain. Menurutnya, program ini dapat berkontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan, memperbaiki kualitas gizi masyarakat, dan mengatasi kemiskinan.

“Program ini harus didorong secara masif. Kami percaya dengan kepemimpinan Pak Bupati dan dukungan NU, pertanian organik akan tumbuh pesat di Blora,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, SP., M.Si., menyatakan dukungan penuh atas program ini dan akan segera berkoordinasi untuk pendampingan teknis.

“Kami menyambut baik inisiatif Blora. Langkah ini bisa menjadi model pertanian berkelanjutan di Jawa Tengah. Dinas siap mendampingi agar Blora benar-benar menjadi kabupaten organik,” tegasnya. (AndiZ)