KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Polres Blora menggelar apel gabungan di halaman Kantor Camat Ngawen yang melibatkan lebih dari 500 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Blora. Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa (15/7).
Pengesahan warga baru PSHT yang dipusatkan di Gedung IPHI Ngawen dipandang sebagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian besar, sehingga langkah pengamanan ketat dilakukan sejak dini. Ratusan aparat dikerahkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan.
Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, yang memimpin apel tersebut, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terstruktur dan menyeluruh.
“Kami telah menyiapkan pengamanan terpadu di berbagai titik strategis demi memastikan kegiatan ini berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan,” ujar Kompol Slamet dalam arahannya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat, terutama simpatisan PSHT yang tidak terlibat langsung dalam pengesahan, agar tidak ikut hadir di lokasi acara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hanya ingin hadir sebagai penggembira untuk menahan diri demi menjaga kondusivitas. Kehadiran massa tambahan berpotensi menimbulkan kerawanan situasi,” tegasnya.
Para personel gabungan telah ditempatkan di sejumlah pos pengamanan, mulai dari jalur masuk, area pengesahan, hingga titik rawan kerumunan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk mencegah potensi konflik maupun gangguan kamtibmas.
Langkah koordinatif lintas sektor ini dinilai krusial dalam mengawal kegiatan organisasi pencak silat agar tetap berada dalam koridor positif dan sesuai dengan nilai-nilai persaudaraan. Polres Blora juga memastikan komunikasi terbuka dengan tokoh masyarakat dan pengurus PSHT guna mendukung kelancaran kegiatan secara menyeluruh.
Dengan sistem pengamanan terpadu ini, Polres Blora berharap pengesahan warga baru PSHT dapat menjadi ajang pembinaan generasi muda yang menjunjung tinggi kedisiplinan, sportivitas, dan nilai luhur budaya bangsa, tanpa diwarnai tindakan anarkis atau pelanggaran hukum. (andiZ)