KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui keterlibatannya dalam Program Makan Bergizi (MBG). Pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono, S.Sos., M.Han turun langsung meninjau operasional sejumlah dapur penyedia makanan sehat di wilayah Blora
Kunjungan ini dilakukan bersama Pasiter Kapten Inf Maningsun dan Pasi Intel Lettu Arm Gunawan Hendro Saputro, sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjalankan program nasional yang bertujuan meningkatkan kesehatan pelajar sejak dini.
"Peninjauan ini penting untuk memastikan seluruh dapur benar-benar siap mendistribusikan makanan bergizi secara optimal, mengingat anak-anak baru saja kembali ke sekolah setelah libur panjang," ujar Letkol Inf Agung Cahyono saat mengunjungi empat dapur MBG di wilayah Kecamatan Blora dan Banjarejo.
Adapun dapur yang dikunjungi berada di Kelurahan Kedungjenar (SPPG Pak Be), Kelurahan Karangjati (SPPG Larasati Perumnas dan SPPG Majapahit), serta Desa Klopoduwur (SPPG Bambu Sanjaya). Dapur-dapur ini melayani ribuan siswa setiap harinya dengan menu bergizi yang disesuaikan kebutuhan pertumbuhan anak.
Salah satu lokasi, Dapur SPPG Karangjati 2 (Majapahit), yang melayani area Blora Kota seperti Patalan, Mberan, Kauman, Jetis, dan Kunden, tercatat menyiapkan hingga 3.600 porsi makanan setiap hari.
Kepala SPPG Karangjati 2, M. Hamzah Amirullah Latue, menyampaikan bahwa distribusi berjalan lancar berkat koordinasi erat lintas sektor.
“Pelaksanaan program sejauh ini tanpa kendala berarti. Ini berkat sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan para relawan di lapangan,” jelasnya.
Program Makan Bergizi merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang dirancang untuk menjawab persoalan gizi pada anak sekolah secara sistematis dan berkelanjutan. Kehadiran TNI dalam program ini tak hanya memperkuat logistik dan kedisiplinan pelaksanaan, tetapi juga menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia dimulai dari hal paling dasar: gizi.
Dengan dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk aparat teritorial seperti Kodim 0721/Blora, program ini diharapkan menjadi model nasional dalam upaya menciptakan generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. (andiZ)