KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional kembali ditegaskan melalui langkah progresif Polres Blora. Pada Senin (7/7), Polres Blora resmi memulai pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dukungan nyata terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pembangunan dapur ini bukan hanya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan internal institusi, tetapi juga sebagai bagian dari keterlibatan Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan gizi seimbang dan penurunan angka stunting. Dapur SPPG dirancang menjadi pusat layanan gizi yang mampu memproduksi dan mendistribusikan makanan sehat sesuai standar nasional.
Acara peletakan batu pertama berlangsung khidmat, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Blora dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadirnya para pemangku kepentingan daerah menunjukkan kekuatan sinergi antarlembaga dalam mengawal agenda strategis pemerintah pusat di tingkat lokal.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto dalam sambutannya menyampaikan optimisme tinggi terhadap proyek ini. Ia menargetkan pembangunan dapur dapat selesai dalam waktu dua bulan.
“Dapur SPPG ini adalah bentuk nyata dari peran baru kepolisian sebagai motor penggerak sosial, bukan sekadar penegak hukum. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, membawa manfaat yang nyata,” tegasnya.
Lebih jauh, AKBP Jaka juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor agar proyek ini dapat berjalan sesuai target. Dapur SPPG nantinya diharapkan dapat melayani berbagai kebutuhan, mulai dari dukungan logistik kegiatan sosial, distribusi makanan untuk anak sekolah, hingga bantuan gizi saat tanggap bencana.
Langkah Polres Blora ini mendapat apresiasi luas. Pemerintah daerah melihat pembangunan ini sebagai tonggak penting dalam integrasi program nasional di level daerah, terutama dalam mempercepat pencapaian target-target gizi nasional dan ketahanan pangan.
Dengan terobosan ini, wajah pelayanan kepolisian di Indonesia semakin bertransformasi ke arah humanis dan partisipatif mengedepankan nilai-nilai pengabdian untuk masyarakat dalam arti yang sesungguhnya. (andiZ)