KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa. Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Agung Cahyono turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kamis (22/5).
Didampingi Forkopimcam dan kepala desa setempat, Letkol Agung tidak hanya meninjau lokasi, tetapi juga ikut memanggul batu, memasang pondasi jalan makadam, dan menyatu bersama warga dalam kerja bakti. Aksinya menjadi simbol nyata kedekatan TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pinggiran.
"TMMD Sengkuyung Tahap II ini harus berjalan sukses. Semua target fisik yang telah diprogramkan harus tuntas sebelum penutupan kegiatan," tegas Letkol Agung kepada para prajurit dan warga yang tengah bergotong royong.
Program terpadu ini menyasar pembangunan jalan makadam sepanjang 935 meter dan talud sepanjang 291 meter. Sejak dibuka pada 6 Mei 2025, kegiatan TMMD Kodim 0721/Blora disambut antusias oleh warga. Masyarakat Desa Nglandeyan terlibat aktif, menunjukkan semangat kolektif yang menjadi kekuatan sosial bangsa.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, TMMD menjadi medium mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil. Dengan melibatkan pemerintah daerah, Polri, dan elemen masyarakat, program ini membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan.
"Pertahankan semangat gotong royong ini. Tunjukkan dedikasi terbaik kita untuk satuan, dan yang terpenting, untuk rakyat," pesan Letkol Agung.
TMMD bukan sekadar program tahunan. Di tengah tantangan ketimpangan pembangunan, langkah konkret seperti ini menjadi jawaban bahwa pembangunan nasional harus menyentuh akar rumput dan di Desa Nglandeyan, semangat itu hidup dan tumbuh. (Agn)