KABAR DAERAH
istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora mengunjungi kediaman Bukit Effendi, salah satu pengurusnya yang akan berangkan menunaikan ibadah haji bersama istri pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan Ketua PWRI Blora, Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA usai melakukan kunjungan di Perumnas Karangjati, Sabtu (10/5).
Bambang mengungkapkan rasa syukur atas anugerah Allah SWT yang diberikan kepada Bukit Effendi dan istri untuk menunaikan rukun Islam kelima, di tengah antrean panjang jutaan umat Muslim di seluruh dunia.
"Kami semua merasa bangga dan terharu. Semoga Pak Bukit dan istri dikaruniai haji yang mabrur dan maqbul," ujarnya.
Sebagai bekal spiritual, Bambang membagikan akronim motivasi “SIPS” kepada para calon haji:
Sehat: Menjaga stamina sepanjang perjalanan suci. Ibadah: Meluruskan niat hanya untuk mengabdi kepada Allah SWT. Pasrah: Menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Ilahi. Dan Sabar: Menguatkan diri menghadapi ujian dan dinamika selama di tanah suci.
"Sehat, niat lurus, pasrah, dan sabar, adalah empat pilar utama dalam menapaki ibadah haji," kata Bambang, yang juga mantan Sekda dan anggota DPRD Blora.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Soedadyo, S.H., mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Blora. Doa mengalir tulus, memohon agar Bukit Effendi dan istri diberikan keselamatan, kelancaran, serta kembali dengan predikat haji mabrur.
H. Winarno, S.Sos., mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Blora, turut menitipkan doa agar seluruh anggota PWRI yang belum berkesempatan berhaji segera mendapat panggilan suci.
Dalam kesempatan tersebut, Bukit Effendi menyampaikan rasa haru atas perhatian dan doa dari keluarga besar PWRI Blora. Ia menceritakan bagaimana perjuangannya mendaftar haji sejak 2012 melalui program haji plus, yang akhirnya dipercepat keberangkatannya ke tahun 2025.
Terkait biaya, Bukit menjelaskan bahwa untuk haji plus, ia mengalokasikan sekitar Rp330 juta per orang, atau Rp660 juta untuk dirinya dan istri.
"Kami serahkan semuanya kepada Allah. Semoga langkah kami dimudahkan dan diterima sebagai amal ibadah," ucap Bukit dengan penuh keikhlasan.
Bukit Effendi sendiri dikenal sebagai tokoh masyarakat yang aktif dan dermawan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua RW dua periode di Perumnas Karangjati, serta aktif sebagai penceramah di Masjid Nurul Falah, terkenal dengan tausiyah berbalut pantun yang jenaka namun sarat makna.
Silaturahmi ini menjadi momen reflektif, menegaskan bahwa dalam perjalanan suci ke Baitullah, dukungan moral, doa tulus, dan persaudaraan menjadi kekuatan yang tak ternilai. Semangat spiritual yang ditebar oleh PWRI Blora ini menjadi contoh nyata tentang pentingnya kebersamaan dalam meraih keberkahan perjalanan haji. (Agn)