KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus memperkuat sektor unggulan lokal dengan meluncurkan Pelatihan Budidaya Ikan Lele secara serentak di 16 Kecamatan. Program yang diprakarsai Bupati Blora, Dr. Arief Rohman, ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi perikanan lokal.
Peluncuran program tersebut disertai dengan penyerahan bantuan sarana budidaya seperti kolam bulat, benih lele, pakan, dan perlengkapan lainnya kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), antara lain Sarang Lele Milenial (Cepu), Berkah Mandiri (Sambong), Barokah Lele (Kedungtuban), dan Mina Sanggar Pule (Jiken).
"Penguatan sektor perikanan, khususnya budidaya lele, adalah prioritas dalam program 99 hari kerja kami. Dengan potensi geografis yang strategis, pasar lele Blora masih sangat luas," ujar Bupati Blora Arief Rohman di Pendopo Kecamatan Cepu, Senin (5/5).
Bupati juga mengapresiasi kesuksesan Desa Panolan, Kedungtuban, yang telah menjadi model pengembangan budidaya lele dengan lebih dari 300 kolam aktif. Ia berharap ekonomi desa dapat tumbuh kuat melalui pengembangan lele sebagai komoditas andalan baru dan mendorong peserta pelatihan untuk segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan menjanjikan monitoring rutin di lapangan.
Sementara itu, Ketua Pokdakan Barokah Lele, Sugiyanto, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Blora.
"Kini banyak pemuda desa yang tertarik budidaya lele sebagai sumber penghasilan tambahan," ujarnya.
Melalui program ini, Blora menargetkan menjadi salah satu sentra budidaya lele unggulan di Jawa Tengah dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.(Agn)