KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Sebanyak 490 siswa SMK Muhammadiyah 1 Blora dilepas dalam prosesi wisuda yang tak sekadar menjadi simbol akhir masa belajar, melainkan awal perjalanan baru menuju dunia kerja dan masa depan gemilang. Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa 17 persen lulusan sudah lebih dulu menginjakkan kaki di dunia industri, diterima bekerja di berbagai sektor sebelum resmi mengakhiri masa studi.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, yang hadir dalam acara tersebut, tidak menyembunyikan rasa bangganya dan mengapresiasi perjuangan para orang tua, guru, dan siswa.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat kepada para orang tua yang telah berhasil mengantarkan putra-putrinya hingga lulus SMK. Perjuangan panjenengan tidak sia-sia,” kata Bupati di Halaman SMK Muhammadiyah 1 Blora, Kamis (1/5).
Bupati yang akrab disapa Mas Arief juga mengingatkan, kelulusan ini hanyalah awal dari perjalanan yang sesungguhnya. Ia menekankan pentingnya melanjutkan langkah, baik ke dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
“Saya dengar ada siswa yang lolos SNBP ke UPN Veteran Jawa Timur. Luar biasa. Semoga yang lain segera menyusul!” ujarnya.
Di hadapan orang tua, Bupati Blora juga menitipkan pesan agar memberi ruang kepada anak-anak untuk berkembang. Termasuk bila mereka harus merantau demi pengalaman kerja dan pengembangan diri.
“Mumpung masih muda, berikan mereka kesempatan. Kami di Pemkab juga terus berusaha membuka lapangan kerja, tapi semua butuh proses dan dukungan,” tuturnya.
Nilai-nilai kejujuran, akhlak mulia, serta identitas keislaman menjadi bekal utama yang, menurut Mas Arief, tak boleh dilupakan dalam menghadapi kerasnya dunia luar.
“Jadilah generasi bangsa yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Tunjukkan bahwa kalian layak dipercaya di mana pun berada,” pesannya dengan penuh harap.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Blora, Sukiran, dalam laporannya turut mengungkapkan rasa bangga dan memuji dedikasi seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi siswa selama tiga tahun terakhir.
“Terima kasih atas komitmen luar biasa dari seluruh guru dan staf,” jelasnya.
Selain itu ia juga mengabarkan bahwa seluruh peserta ujian tahun ini lulus 100 persen, dengan 16 siswa meraih predikat akademik terbaik dan satu siswa menorehkan prestasi di bidang non-akademik. Namun, lebih dari sekadar kelulusan, Sukiran menekankan pentingnya mentalitas siap kerja yang dibarengi kompetensi, kemandirian, dan akhlak karimah.
“Lulusan SMK harus bukan hanya siap kerja, tapi juga kompeten, mandiri, dan berakhlak karimah. Dunia kerja menantikan kontribusi nyata kalian,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Sukiran mengajak para alumni untuk menjaga hubungan erat dengan almamater dan jaringan alumni, sebagai bekal berharga di tengah persaingan dunia kerja.
“Terbanglah tinggi, wujudkan impian, dan buktikan bahwa lulusan SMK Muhammadiyah 1 Blora adalah generasi tangguh dan berbudi pekerti luhur,” pungkasnya. (agn)