KABAR DAERAH
istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Pasca musibah bencana alam yang terjadi di Desa Songan, Kintamani, Bangli beberapa waktu lalu, Anggota DPRD Bangli, I Wayan Artom Krisna Putra, menunjukkan kepeduliannya dengan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pohon tumbang, longsor, banjir lumpur kepada OPD terkait agar ditangani dengan cepat.
“Batu besar ntar aja digeser, sudah saya hubungi pihak terkait” katanya ketika menghubungi instansi terkait, Senin (21/4).
Sebelumnya, Artom juga langsung menghubungi pihak kehutanan setempat ketika ada pohon yang berpotensi tumbang di jalur Songan ke Dusun Kayuselem. Hari itu juga, pohon tersebut dirobohkan dan dievakuasi.
“Meski belum tumbang tapi mengancam keselamatan, masyarakat khawatir, segera kami sampaikan ke pihak Kehutanan,” ujarnya.
Artom juga mengapresiasi kecepatan tanggap OPD/Pemkab Bangli dalam menangani permasalahan di lapangan.
Terkait banjir di Desa Songan, yang sering terjadi, Artom menjelaskan bahwa masyarakat setempat, Dinas PUPR, dan BPBD Damkar telah berulang kali melakukan pembersihan lumpur, namun, permasalahan tersebut masih berulang karena posisi wilayah Songan yang rendah dan mendapat kiriman air dari hulu.
Untuk itu, Artom berencana mengadakan rapat gabungan dengan Pemdes Songan A dan Dongan B, Desa Adat Songan, Masyarakat dan tokoh muda yang peduli dengan desa.
“Setelah musim hujan selesai rencana saya akan mengadakan rapat gabungan dengan Pemdes Songan A dan Dongan B, Desa, Adat Songan, masyarakat, tokoh muda yang peduli dengan keberadaan desa kami” ujarnya.
Artom juga mengajukan solusi untuk mengatasi banjir di Songan, diantaranya, Peningkatan jalan yang berada di posisi rendah diharapkan dapat mencegah genangan air hujan dan mengalirkan air ke Danau Batur.
“kedua pembangunan sumber resapan atau zona tangkapan air di lokasi yang sekarang menjadi pasar Songan dan sudah tidak berfungsi. Kebetulan pasar sudah tidak berfungsi” pungkasnya. (Jrobudi)