KABAR DAERAH
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Kehadiran Ketua Umum Yayasan Kesatria Keris Bali, Jro Bima, didampingi pengurus wilayah Bangli serta jajaran bidang hukum, disambut oleh Desa Adat Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Pertemuan berlangsung di Wantilan Balai Banjar Adat Tegalalang, Minggu (23/3) pukul 11.00 WITA.
Dalam kunjungan tersebut, Jro Bima menegaskan bahwa masyarakat adat tidak perlu takut menghadapi permasalahan hukum, terutama jika berada di posisi yang benar dalam menegakkan aturan desa adat. Ia juga menyoroti kasus yang sedang berlangsung, dimana salah satu warga berinisial GP dilaporkan karena diduga membuat masalah di desa adat lain. Menurutnya, tindakan tersebut patut mendapatkan sanksi adat maupun sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Bendesa Adat Tegalalang, I Wayan Miarsa, bersama Kerta Desa Adat Tegalalang, Sang Ketut Rencana, mengapresiasi kehadiran Jro Bima serta dukungan yang diberikan Yayasan Kesatria Keris Bali. Mereka menganggap pendampingan ini sebagai bentuk ngayah (pengabdian) yang sangat berarti bagi desa adat.
Senada dengan itu, perwakilan masyarakat, Sang Made Dana, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan pendampingan hukum dari Jro Bima serta timnya dalam kasus yang sedang diproses di Polres Bangli.
Acara ini dihadiri oleh ratusan kepala keluarga (KK) masyarakat adat Tegalalang, yang turut menunjukkan solidaritas dalam mempertahankan kehormatan dan aturan desa adat mereka. (Jro Budi)