MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

20 Februari 2025,    12:14 WIB

Alasan Rugi, Proyek Pamsimas Desa Selat Terbengkalai


Jro Budi

Alasan Rugi, Proyek Pamsimas Desa Selat Terbengkalai

Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Proyek Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Selat, Susut, Bangli, terbengkalai sejak tahun 2019, akibatnya air bersih yang dipompa dari sumbernya terhenti tidak mengalir sampai rumah penduduk. Ada dugaan proyek tersebut dihentikan karena biaya produksi air terlalu tinggi, sehingga menyebabkan kerugian.

Perbekel (Kepala Desa) Desa Selat, I Wayan Weda, mengungkapkan bahwa proyek tersebut dimulai dari tahun 2018, saat dirinya belum menjabat sebagai perbekel dan air yang di pompa dari mata air Yeh Anakan ke reservoar mengunakan genset tenaga listrik.

"tiap bulannya menghabiskan tenaga sebesar 2.500 Kwh dengan biaya mencapai Rp.4.5 Juta" katanya, Rabu (20/2).

Lebih lanjut Weda menjelaskan bahwa, pada tahun 2019, pihak desa merencanakan pembahasan Pamsimas untuk menyambung pipa ke rumah-rumah penduduk dengan anggaran APBDes namun, rencana tersebut ditunda karena desa tidak dapat membeli pipa P2Aw sesuai RAB dan anggaran dikembalikan ke kas desa dan pada tahun 2020, saat dirinya menjabat sebagai perbekel, pembahasan tentang penyambungan pipa kembali dilakukan namun, BPD tidak menyutujui kegiatan tersebut karena diperkirakan akan mengalami kerugian.

"Dengan pertimbangan biaya listrik sekitar Rp4,5 Juta per bulan, jika harus menjual air Rp2.500 per kubik sesuai harga air PDAM, maka belum mampu menutupi biaya listrik dan jika dijual Rp4.500 per kubik, untuk menutupi biaya listrik, diyakini masyarakat tidak mau beli," jelasnya.

Weda tidak menjelaskan dari mana masyarakat Desa Selat mendapatkan air bersih sekarang ini. (Jro Budi)

Alasan Rugi, Proyek Pamsimas Desa Selat Terbengkalai