MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

28 Maret 2024,    11:31 WIB

Ada Dugaan Sumbangan Bencana Alam Simangulampe Dikorupsi??


BN

Ada Dugaan Sumbangan Bencana Alam Simangulampe Dikorupsi??

istimewa

Humbahas-Mediaindonesianews.com: Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Baktiraja dan desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) beberapa waktu lalu menghancurkan rumah penduduk, lahan pertanian dan menelan juga korban jiwa.  

Berdasarkan informasi 35 unit rumah mengalami rusak, terdiri dari 16 unit rumah rata dengan tanah, 19 unit rumah rusak parah dan 9 unit rumah rusak ringan.

Banyaknya bantuan yang datang dari donatur, ternyata dikeluhkan warga karena sumbangan yang masuk tidak pernah dipublikasikan sama sekali.

Sebut saja Jony, salah satu masyarakat Simangulampe yang tertimpa musibah menyebutkan bahwa, mereka yang terkena bencana hanya mendapatkan bantuan langsung dari Kemensos sebesar Rp15 juta per orang ditambah lagi 1 orang yang mengalami luka menerima Rp5 juta rupiah dari jumlah dana yang disumbangkan Kemensos sebesar Rp 185 juta rupiah.

“Sedangkan untuk perbaikan rumah yang hancur sampai saat ini Pemkab Humbahas belum ada perhatiannya, begitu juga dengan lahan pertanian yang tertimbun batu besar. Bahkan ada instansi yang pernah berucap untuk menyingkirkan batu batu besar yang berserakan tidak dianggarkan” katanya.

Jony juga mengeluhkan begitu banyaknya sumbangan yang datang, ditambah lagi dengan dana bencana, akan tetapi korban bencana tidak dipedulikan oleh Pemkab.

"Jangan mencari kesempatan diatas penderitaan orang, nanti Tuhan murka kepada mereka” ucapnya.

Dari informasi yang dihimpum, sementara sumbangan dana yang terlihat diantaranya dari Kemenag melalui Dirjend Bimbingan Masyarakat Katolik sebesar Rp200 Juta. Bank Sumut sebesar Rp39.988.000. Hutahaean Group dan Biro Caritas Emergency HKBP sebesar Rp100 Juta. Cabdis Wilayah IX memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 133.500.000. BPBD Taput Rp5 Juta. Kemensos RI sebesar Rp110 Juta. Keluarga Besar DPRD Sumut Rp.22 Juta. Ketua BNPB Pusat Rp500 Juta. Keluarga Besar DPRD Humbahas Rp32 Juta. Lamhot Sinaga Anggita DPR RI  secara pribadi Rp 42.100.000 dan belum lagi dana yang datang dari sumber-sumber lain yang berasal dari sumbangan donasi spontanitas yang secara pribadi diberikan.

Sementara itu Camat Baktiraja Sanggam Lumbangaol saat dikonfirmasi, Senin, (25/3) melalui pesan WhatsApp nya belum bersedia untuk menjawab. Padahal Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor pernah menyampaikan "Jangan Ada Sebutir Telur Yang Hilang, harus dipublikasikan agar masyarakat mengetahui.

Atas kejadian tersebut masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelidiki bantuan-bantuan yang masuk, baik berupa uang dan sembako agar tidak diselewengkan atau dikorupsi.

“kami yang tersiksa mereka yang menikmatinya” ucap warga. (BN).