KABAR DAERAH
Hari Ke-4 Misi Kemanusiaan, Wabup Humbahas Ikut Jaga Posko Keamanan
Humbahas-Mediaindonesianews.com: Hari ke empat penanggulangan bencana alam di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumatera Utara (Sumut) Wakil Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan. SH., MH memberikan perhatian penuh dan ikut menginap/berjaga di pos tenda pengamanan bencana longsor bebatuan di Desa Simangulampe, Senin malam, (4/12).
Saat dihubungi Mediaindonesianews.com melalui telepon selulernya, Wabup menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi kerja keras serta semangat seluruh personel Satgas bencana longsor dalam melaksanakan misi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak yang terjadi pada 1 Desember 2023.
“kami merasa bangga dan senang bisa ikut berperan aktif serta membantu korban longsor demi misi kemanusiaan. Masalah jabatan itu nomor dua dan tidak berpengaruh, yang paling utama saya lebih dulu mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingannya sebagai wakil Bupati, korban longsor adalah masyarakat saya jadi ini tanggungjawab saya juga toh sebagai Wakil Bupati, buat apa duduk-duduk di kantor akan tetapi masyarakat saya banyak yang menangis karena kehilangan keluarganya, rumahnya hancur dan sebagainya.” Papar Wabup yang juga ikut berjaga di tenda pengungsian pada malam hari.
Wabup juga memohon doa dari seluruh masyarakat Humbahas agar pencarian korban bisa berjalan lancar dan para korban segera bisa ditemukan.
“Saya hanya berharap doa dari seluruh masyarakat agar kami diberi kesehatan, keselamatan dalam pencarian korban longsor dan para korban dapat secepatnya ditemukan” ujarnya.
Lebih lanjut Wabup menjelaskan bahwa segala upaya dikerahkan untuk membantu pencarian para korban, termasuk mengerahkan alat berat.
“segala upaya dikerjakan guna pencarian korban, bahkan mengunakan alat berat yang terdiri dari excavator ada 2 unit, loader 1 unit, backhoe loader 1 unit dan alat berat breaker untuk pemecah batu ukuran besar. Untuk alat yang sudah diturunkan dalam pencarian korban” katanya.
Dari data sementara yang dihimpun bencana alam tersebut menyebabkan 35 rumah rusak berat, 11 korban masih belum ditemukan serta 1 orang ditemukan meninggal dunia dan sebanyak 100 personil Polri, 90 personil TNI-AD dan Basarnas Pos Parapat 4 orang dikerahkan guna pencarian korban, sementara para pengunsi ditempatkan di dua posko yaitu Posko ke-1 di Kantor Camat Baktiraja berjumlah 80 orang, Posko ke-2 di gedung serbaguna HKBP Simanullang Sinambela sebanyak 60 orang. (BN)