KABAR DAERAH
Ketua PWI Muba
Muba-Mediaindonesianews.com: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Kurnaidi, ST mengutuk pembantaian yang dilakukan zionis Israel terhadap ribuan masyarakat sipil, termasuk 36 orang Jurnalis di Palestina.
“Yang dilakukan Israel bukanlah perang, melainkan pembantaian terhadap masyarakat sipil, anak-anak, wanita bahkan Jurnalis. Karena itu kami mengutuk keras tindakan Israel dan meminta PBB segera menyeret Israel ke pengadilan internasional," tegas Kurnaidi, Minggu (5/11)
Lebih lanjut Kurnaidi menjelaskan, dalam aturan perang sangat jelas, bahwa pihak - pihak yang terlibat komflik yakni para tentara dilarang untuk menyerang masyarakat Sipil, anak - anak, Palang Merah dan Jurnalis. Namun ini yang terjadi, zionis Israel secara sengaja menyerang masyarakat sipil, rumah rumah sakit bahkan jurnalis. Ini membuktikan kebiadaban dari Israel.
"Dunia tidak boleh diam terhadap kekejaman ini dan harus segera menghentikan kekejaman Israel, Apalagi saat ini sudah 36 orang jurnalis yang tewas," katanya.
Menurut Kurnaidi, meskipun berada di Medan perang seharusnya keberadaan petugas medis, Palang Merah dan Jurnalis harus dilindungi oleh Kedua belah pihak yang tengah bertikai. Tapi ini justru para jurnalis dan petugas medis banyak yang menjadi korban,
"Kami mengecam keras kebiadapan Israel yang menyebabkan tewasnya para jurnalis. Karena pada dasarnya keberadaan jurnalis di daerah konflik ataupun di Medan perang adalah sipil yang dilindungi undang-undang internasional," ujarnya.
Kurnaidi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut, dimana keberadaan para jurnalis seharusnya mendapat perlindungan dua pihak yang berkonflik.
"Seharusnya para jurnalis ini tidak boleh tewas dan menjadi korban peperangan. Karena mereka adalah penulis berita yang dapat dibaca masyarakat dunia dan jika mereka tewas akan mencoreng wajah dunia," pungkasnya. (Hadi)