MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

06 September 2023,    22:25 WIB

Gerak Cepat Kodim 0411/KM Tindak Lanjuti Laporan Nasa


Bornok

Gerak Cepat Kodim 0411/KM Tindak Lanjuti Laporan Nasa

Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.IP

Lamteng-Mediaindonesianews.com: Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.IP bergerak cepat menanggapi laporan piket hotspot National Aeronautics and Space Administration (NASA) tentang titik api di wilayah teritorial Kodim 0411/KM, Rabu (06/09)

Gerak Cepat Kodim 0411/KM Tindak Lanjuti Laporan Nasa

“Hotspot itu sendiri adalah titik panas yang diindikasikan sebagai lokasi kebakaran hutan dan lahan. Parameter ini sudah digunakan secara meluas di berbagai negara untuk memantau kebakaran hutan dan lahan dari satelit.” katanya

Lebih lanjut Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman menjelaskan bahwa, untuk wilayah Koramil 411-10/Seputih Mataram, Danramil Kapten Chb M. Taufiek bersama Babinsa dan Personel Polsek Seputih Mataram mengecek sumber titik api di Latitude -4.53524, Longitude 105.51333. berdasarkan Deteksi Hotspot NASA-MODIS.

“Lokasi yang ditunjukkan tersebut berada di lahan perkebunan Tebu PT. GPM (Sugar Group) alamat Kampung Mataram Udik Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Bersinergis bersama Tim Pemadam Kebakaran dari Plantation dan Security PT. GPM akhirnya titik api yang terjadi mulai pukul 01.23 Wib pada Selasa dini hari dapat dipadamkan sekitar pukul 02.30 Wib.” jelasnya

Kerugian yang dialami diantaranya korban jiwa Nihil, Material Nihil dan lahan tebu seluas 12,32 Ha habis terbakar. Pada kesempatan tersebut Danramil 411-10/Seputih Mataram Kapten Chb M. Taufiek segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, memantau situasi dan melaporkan ke Komando Atas serta memberikan imbauan tentang dampak El Nino yang saat ini sedang hangat diperbincangkan.

El Nino itu sendiri adalah sebuah fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya. Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Penyebab El Nino karena dipicu oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Perubahan suhu ini menyebabkan pergeseran angin dan arus laut, yang mengubah pola cuaca secara global. El Nino disebabkan oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Fenomena ini terjadi secara alami dan berulang dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, Danramil 08/RB Kapten Ctp Sujono bersama Babinsanya Sertu Herman melaksanakan pengecekan titik api yang terjadi di Kampung Bina Karya Buana Kecamatan Rumbia dan didapatkan hasil bahwa ada beberapa warga masyarakat yang menebang kebun karet lalu membakarnya guna alih fungsi sebagai lahan pertanian. (Bornok)

Gerak Cepat Kodim 0411/KM Tindak Lanjuti Laporan Nasa

Lamteng-Mediaindonesianews.com: Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.IP bergerak cepat menanggapi laporan piket hotspot National Aeronautics and Space Administration (NASA) tentang titik api di wilayah teritorial Kodim 0411/KM, Rabu (06/09)

“Hotspot itu sendiri adalah titik panas yang diindikasikan sebagai lokasi kebakaran hutan dan lahan. Parameter ini sudah digunakan secara meluas di berbagai negara untuk memantau kebakaran hutan dan lahan dari satelit.” katanya

Lebih lanjut Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman menjelaskan bahwa, untuk wilayah Koramil 411-10/Seputih Mataram, Danramil Kapten Chb M. Taufiek bersama Babinsa dan Personel Polsek Seputih Mataram mengecek sumber titik api di Latitude -4.53524, Longitude 105.51333. berdasarkan Deteksi Hotspot NASA-MODIS.

“Lokasi yang ditunjukkan tersebut berada di lahan perkebunan Tebu PT. GPM (Sugar Group) alamat Kampung Mataram Udik Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Bersinergis bersama Tim Pemadam Kebakaran dari Plantation dan Security PT. GPM akhirnya titik api yang terjadi mulai pukul 01.23 Wib pada Selasa dini hari dapat dipadamkan sekitar pukul 02.30 Wib.” jelasnya

Kerugian yang dialami diantaranya korban jiwa Nihil, Material Nihil dan lahan tebu seluas 12,32 Ha habis terbakar. Pada kesempatan tersebut Danramil 411-10/Seputih Mataram Kapten Chb M. Taufiek segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, memantau situasi dan melaporkan ke Komando Atas serta memberikan imbauan tentang dampak El Nino yang saat ini sedang hangat diperbincangkan.

El Nino itu sendiri adalah sebuah fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya. Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Penyebab El Nino karena dipicu oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Perubahan suhu ini menyebabkan pergeseran angin dan arus laut, yang mengubah pola cuaca secara global. El Nino disebabkan oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Fenomena ini terjadi secara alami dan berulang dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, Danramil 08/RB Kapten Ctp Sujono bersama Babinsanya Sertu Herman melaksanakan pengecekan titik api yang terjadi di Kampung Bina Karya Buana Kecamatan Rumbia dan didapatkan hasil bahwa ada beberapa warga masyarakat yang menebang kebun karet lalu membakarnya guna alih fungsi sebagai lahan pertanian. (Bornok)