MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

19 Oktober 2022,    23:56 WIB

Polisi Olah TKP Kebakaran 11 Kios dan 2 Rumah Warga di Nduga


rahman

Polisi Olah TKP Kebakaran 11 Kios dan 2 Rumah Warga di Nduga

Polisi Olah TKP Kebakaran 11 Kios dan 2 Rumah Warga di Nduga

Nduga-Mediaindonesianews.com: Kepolisian Resor Nduga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus kebakaran di Kios Buton, Bundaran Salip Samping Gereja Jerusalem Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga yang menghanguskan 11 kios dan 2 rumah warga, Rabu (19/10).

Polisi Olah TKP Kebakaran 11 Kios dan 2 Rumah Warga di Nduga

Olah TKP tersebut dilakukan Satuan Reskrim Polres Nduga dipimpin Iptu Andi Basuki Rachmat bersama personel gabungan Ops Damai Cartenz yang ahli dibidangnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan bahwa olah TKP yang dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa kebakaran tersebut dan mencari bukti-bukti.

“Hari ini Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Nduga dibantu personil Ops Damai Cartenz melakukan Olah TKP lokasi kios yang terbakar dengan maksud mencari informasi ataupun petunjuk yang tersisa mengenai kejadian tersebut,” katanya.

Lebih lanjut Kombes Ahmad Musthofa, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP penyidik mengambil beberapa sempel arang kayu bekas terbakar, sampel seng atap bekas terbakar, barang jualan bekas terbakar dan sampel barang bukti sepeda motor terbakar.

“Dengan adanya barang bukti sampel dari lokasi kebakaran, harapan kami ini dapat membantu penyelidikan untuk melengkapi keterangan para saksi, namun sementara TKP masih di pasang garis Polisi karena masih dalam proses penyelidikan dan identifikasi,” ucapnya.

Menurut Kombes Ahmad Musthofa, pasca kejadian itu, situasi di Nduga aman kondusif dan mayoritas yang terbakar adalah kios barang elektronik dan keperluan sehari-hari serta toko pakaian. Kamal menyebut

“Kondisi Kota Kenyam Kabupaten Nduga hingga saat ini kondusif dan kondisi masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” pungkasnya. (*rahman)