MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

12 Agustus 2022,    09:27 WIB

Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL Perbatasan


AD

Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL Perbatasan

Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL Perbatasan

Sukaraja-Mediaindonesianews.com: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Agustian Syah, Kepala Satpol PP Kota Bogor mengatakan bahwa, kegiatan gabungan yang dilakukan diwilayah perbatasan guna menormalisasi lokasi, mungkin selama ini karena banyak kegiatan, oleh karenanya agak kurang terawasi.

“apa yang dilakukan oleh pedagang dilokasi ini tidak dibenarkan, karena zona ini bukanlah zona PKL, oleh karenanya, melalui kegiatan gabungan ini, kami ingin mengembalikan fungsinya seperti awal menjadi trotoar dan taman” katanya kepada Mediaindonesianews.com saat dilokasi penertiban, Kamis (11/8)

Lebih lanjut Agustian menjelaskan bahwa ada beberapa PKL yang tidak jauh dari lokasi juga akan dilakukan penertiban.

“untuk yang di daerah villa dekat dengan danau hijau, kita akan berkoordinasi dengan Badan Pengolahan Sumber Daya Air” ungkapnya.

Penertiban ini berawal dari viralnya video dugaan PKL yang diperas oleh oknum preman beberapa waktu lalu, Agustian berharap usai ditertibkan para PKL tidak lagi melakukan kegiatan berdagan di tempat yang dilarang, agar fungsinya dapat kembali digunakan.

“kita berharap kedepannya dapat menjaga, supaya jangan sampai ada orang yang mengambil keuntungan, karena hal itu akan membuka kesempatan buat mereka melakukan pungutan liar, sementara tempat tersebut bukan fungsi buat pedagang” pungkasnya.

Sementara itu, Kasipem Desa Pasir Jambu, Hendy mengatakan bahwa, penertiban ini dilakukan guna memberikan kenyamanan buat bersama dan berharap para PKL dapat direlokasi ke tempat yang lebih nyaman

“kami berharap para PKL dapat direlokasikan ke tempat yang disediakan dan nyaman sehingga tidak menganggu, semoga kedepannya untuk pedagang sudah ada jawaban dari pemerintah untuk relokasinya”, harapnya. (AD)