MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

27 September 2018,    02:20 WIB

Eni Saragih Ungkap Semua Isi Pertemuan di Rumah Airlangga Terkait PLTU Riau ke KPK


Ahmad Yusuf

Eni Saragih Ungkap Semua Isi Pertemuan di Rumah Airlangga Terkait PLTU Riau ke KPK

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih mengatakan terjadi pertemuan di rumah pribadi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terkait dengan pengawalan proyek pembangunan PLTU Riau-1, pada pertengahan Januari 2018.

Eni menyebut pertemuan itu dihadiri mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Ketua Fraksi Golkar Melchias Marcus Mekeng, serta pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo.

"Pokoknya bahwa pertemuan itu ada. Pertemuan itu ada dan saya sudah jelaskan pertemuan itu apa saja kepada penyidik," kata Eni usai diperiksa, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/9).

Eni ditetapkan sebagai tersangka bersama Kotjo dan Idrus terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Eni dan Idrus diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Total uang yang diterima Eni secara bertahap dari Kotjo sebesar Rp6,25 miliar.

Eni mengaku tak masalah dengan bantahan Airlangga soal pertemuan di rumahnya. Menurutnya, kebenaran pertemuan itu bisa dikonfirmasi kepada sejumlah pihak yang hadir di rumah Airlangga.

"Kalau Pak Airlangga menyanggah silahkan saja. Nanti tinggal tanya yang ada di situ, kan ada beberapa orang yang ada di situ," ujarnya.

Eni menolak menjelaskan lebih lanjut isi pembahasan dalam pertemuan di rumah Airlangga.
Eni yang juga kader Golkar itu mengaku sudah menjelaskan seluruhnya terkait pertemuan di rumah Airlangga tersebut kepada penyidik KPK.

"Pokoknya semua sudah saya jelaskan ke penyidik," kata Eni.

Sebelumnya, Airlangga mengakui mengenal Kotjo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap terkait proyek PLTU Riau-1.

"Terkait saudara Johannes Kotjo, karena yang bersangkutan adalah pengusaha nasional, tentu tahu, tapi tidak punya apa pun keterkaitan," kata Airlangga, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (26/9).

Airlangga mengakui bertemu dengan Kotjo ketika mantan Menteri Sosial Idrus Marham datang ke kediamannya. Saat itu, Idrus datang bersama Kotjo dan Eni. Menteri Perindustrian itu mengklaim tak mengetahui bila Idrus mengajak Kotjo dan Eni.

"Beliau [Idrus] datang bersilaturahmi ke rumah saya. Namun, tanpa sepengetahuan atau persetujuan saya sebelumnya, saudara Idrus Marham ternyata ditemani oleh saudara Johannes Kotjo dan saudari Eny Saragih," katanya.

Saat itu, kata Airlangga, di rumahnya juga terlebih dulu hadir Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng. Namun, dia mengklaim pertemuan itu tidak membicarakan apapun yang berkaitan dengan bisnis.

"Tidak ada pembicaraan bisnis, proyek, ataupun saham perusahaan apapun di situ," kata Airlangga.