HUKUM DAN KRIMINAL
Geng Motor Jakarta All Star “Make Muke” Berhasil Dilumpuhkan
Jakarta-mediaindonesianews.com: Polsek Kalideres Jakarta Barat mengamankan 11 orang dalam kasus begal yang dilakukan geng motor pada Minggu (19/9) di Jl. Satu Maret, Pengadungan, Kalideres Jakarta Barat.
Dari 11 orang anggota Geng Motor yang mengatasnamakan sebagai kelompok Jakarta all star "Make Muke" 8 orang ditetapkan sebagai tersangka dan salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas karena berusaha melawan saat dilakukan penangkapan.
8 orang tersangka diantaranya berinisial AN (18), SS (18), NR (19), FA (19), HA (24), FY (15), MR (15) dan RA (17).
“Dari 11 orang yang diamankan kami menetapkan 8 orang tersangka yang telah mencukupi unsur pidana” Ujar Kapolsek Kalideres Jakarta Barat AKP Hasoloan Situmorang saat press conference, Senin, (27/9).
Lebih lanjut Hasoloan menjelaskan bahwa, para pelaku terlebih dahulu merencanakan di satu titik lokasi dengan cara mencari sasaran korbannya. Pada saat ketemu nanti ada yang bertugas melukai atau menakut-nakuti korban dengan sajam kemudian apabila sudah berhasil dirampas kendaraan atau harta benda korban yang lain akan mengambil dan menyembunyikan hasil kejahatan.
“hasil kejahatan tersebut (plat nomor sepeda motor korban) kemudian di copot untuk menghilangkan jejak dan ini menurut kami para pelaku sudah cukup mahir” jelasnya.
Hasil kejahatan mereka akan dibagi bagi oleh kelompok mereka, berdasarkan hasil penyidikan mereka sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di jakarta barat.
"Mereka tergolong sadis tidak sungkan untuk melukai korban dengan senjata tajam " ujarnya.
Dari penangkapan tersebut pihaknya berhasil mengamankan 3 bilah clurit besar serta mengamankan motor korban dan kendaraan pelaku yang digunakan untuk melakukan kejahatan.
“1 orang pelaku terpaksa kami lumpuhkan saat dilakukan penangkapan karena berusaha menyerang petugas,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Haris Sanjaya mengungkapkan bahwa geng motor yang mengatasnamakan kelompok geng motor Jakarta all star "Make Muke" tersebut biasa berkumpul pada malam minggu dan bertemu di daerah Kapuk Cengkareng Jakarta Barat.
“Mereka kumpul malam minggu saling berkomunikasi lewat media sosial Facebook” katanya.
Haris menjelaskan kejadian tersebut bermula pada hari Minggu, (19/9) sekitar pukul 04.00 WIB 2 orang menjadi korban pembegalan diantaranya Dendi Prio Wicaksono (19) dan Dwi Prastyo (19) yang mengalami luka bacok pada bagian tangan dan paha hingga saat dibegal lalu terjatuh dari motornya di Jl. Satu Maret, Pegadungan Kalideres Jakarta Barat. Sebelumnya mereka sempat berputar putar di daerah Kapuk, Cengkaréng kemudian karena tidak mendapati kelompok geng lawan akhirnya mereka sampai di daerah Kalideres.
“Pada saat mereka berkumpul didapati dua orang yang sedang berboncengan yang sedang melintas berlawanan arah dan saat geng motor tersebut bertemu dengan korban langsung ditikam lalu korban jatuh lalu disabet dengan senjata tajam oleh geng motor. Setelah melukai korban lalu motor diambil dan korban dilarikan ke RS dan setelah kejadian tersebut, mereka langsung melarikan diri,” jelas Haris.
Haris menambahkan setelah pihaknya menerima laporan atas kejadian tersebut kemudian tim buser mendatangi tempat kejadian perkara untuk menggali keterangan saksi dan mengumpulkan bukti.
Berbekal informasi yang didapat kemudian tim buser melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 11 orang tapi hanya 8 orang yang dijadikan tersangka karena diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana. (lian)