HUKUM DAN KRIMINAL
Lapas Gunungsitoli, Peduli Kesehatan Warga Binaan
Gunungsitoli-mediaindonesianews.com: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Gunungsitoli melaksanakan kegiatan senam dilanjutkan pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan.
Kalapas Gunungsitoli, Soetopo Barutu mengatakan kegiatan dimaksud sengaja melaksanakan secara terbuka dan juga diadakan mulai adanya wabah Covid-19.
“mulai pukul 08.00 sampai 10.30 WIB kami memberikan layanan kesehatan terbuka, diawali dengan senam pagi poco-poco, senam maena, dilanjutkan dengan pengarahan dan semangat kepada seluruh warga binaan.” Ujar Kalapas, Sabtu (22/5).
Seluruh warga binaan dan ASN Lapas Gunungsitoli sebanyak 194 orang turut menyemarakkan kegiatan senam pagi guna memelihara kesehatan kita bersama terutama ditengah pandemi Covid-19.
Selanjutnya usai melaksanakan senam pagi dan pengarahan, motivasi dari Kalapas dan para Kasie kegiatan dilanjutkan dengan layanan kesehatan terbuka dan diberikan obat multivitamin yang dilaksanakan di podium dan halaman dalam lapas.
“Setiap warga binaan dipersilahkan memeriksakan kesehatan dan dilayanan oleh tenaga medis yang diketua Drg. Jenny Manik, dkk dan dalam pelayanan tetap memperhatiakan prokes 3M sebelum diperiksa kesehatannya” katanya.
Kalapas Gunungitoli Soetopo Barutu
Didampingi Kasi pembinaan sekaligus penanggung jawab kegiatan Yosua Zebua, SE, kalapas mengatakan bahwa, kegiatan layanan kesehatan ini dilaksanakan setiap hari sabtu di area terbuka podium seperti saat ini, dihari kerja lain juga kita laksanakan diruangan klinik. Selain itu kepedulian yang dilakasanakan Lapas Gunungsitoli kepada Warga Binaan adalah didengar dalam berbagai solusi yang menyangkut permasalahan baik pribadi maupun persoalan hukum.
“Lapas selalu berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan ini sebagai bentuk kepedulian dan bukti kami hadir dekat dengan saudara-saudara kita warga binaan, bukan hanya itu kami selalu hadir untuk menjadi pendengar dan memberikan solusi bagi warga binaan hal apa saja yang menyangkut permasalahn baik pribadi maupun persoalan hukum yang dialami mereka” papar Soetopo Barutu.
Dari semua itu, lanjut Soetopo, tidak sedikit dari warga binaan mengutarakan permasalahan yang dialami.
“selaku petugas Pemasyarakatan kami harus bisa memberikan solusi, bukan sekedar menjaga keamanan selama menjalani pidana tetapi juga menjadi pendengar yang baik, orang tua yang baik serta seperti hari ini kami berindak sebagai Dokter pelayan kesehatan mereka” pungkasnya. (Dil)