HUKUM DAN KRIMINAL
Warga Sambut Antusias Swab Antigen gratis Polsek Kebon Jeruk
Jakarta-mediaindonesianews.com:Di hari ke-2 pelaksanaan Swab Antigen gratis Polsek Kebon Jeruk disambut antusias warga yang kembali ke Kebon Jeruk usai melaksanakan mudik lebaran atau liburan ke luar kota, dari pantauan di lapangan, Senin (17/5) sampai pukul 10.00 WIB, sebanyak 20 orang lebih warga yang mendaftarkan diri.
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Manurung, SH disela acara meninjau Posko Swab Antigen Gratis mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah datang ke Posko Swab Antigen untuk memeriksakan diri mereka apakah terpapar Covid-19 atau tidak usai melakukan mudik ataupun ingin berkunjung ke wilayah Kebon Jeruk.
"Saya menyampaikan terimakasih kepada warga atas kesadarannya melaksanakan swab Antigen secara gratis. Semoga warga yang belum melaksanakan swab antigen agar segera menyusul. Ini untuk kesehatan kita semua," ujar Kapolres didampingi Panit Narkoba Iptu Subartoyo, SH., MH.
Lebih lanjut dikatakan Kapolsek bahwa, bagi warga yang ingin test bisa datang langsung ke Posko Swab Antigen Gratis Polsek Kebon Jeruk di Perempatan Relasi, RW 11, Samping Poskotis Ops Ketupat Jaya, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat atau untuk mengetahui informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Hotline: 021-5483479 atau 0822-1333-3869, selain itu bisa menghubungi Humas di 0878-8000-8984.
"Kita tidak tahu apakah warga yang kembali ke Jakarta membawa virus Covid-19 atau tidak. Untuk itu, mari Swab Antigen untuk melindungi wilayah Kebon Jeruk dari Covid-19," tegas Kompol R Manurung.
Menurut Kapolsek, pelaksanaan Swab Antigen gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Polsek Kebon Jeruk bersama Tiga Pilar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Berdasarkan data SIKM priode 6-12 Mei dari PTSP Kebon Jeruk (update 14-05-2021 pukul 10:00 WIB) bahwa warga yang melaksanakan perjalan ke luar kota, untuk Kelurahan Kebon Jeruk yang diberikan izin sebanyak 42 orang. Kelurahan Kedoya Utara sebanyak 16 orang. Kelurahan Duri Kepa sebanyak 10 orang. Kelurahan Sukabumi Utara sebanyak 6 orang. Kelurahan Kedoya Selatan sebanyak 15 orang. Kelurahan Kelapa Dua sebanyak 7 orang dan Kelurahan Sukabumi Selatan sebanyak 15 orang. (Lian)