MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

22 April 2021,    02:14 WIB

Polres Metro Jakbar Olah TKP Kasus Penusukan


Tim Red

Polres Metro Jakbar Olah TKP Kasus Penusukan

Polres Metro Jakbar Olah TKP Kasus Penusukan

Jakarta-mediaindonesianews.com: Unit Krimum Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) bersama Polsek Kalideres melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan yang menewaskan seorang remaja berinisial MRR (19) pada Selasa (20/4) malam.

Polres Metro Jakbar Olah TKP Kasus Penusukan

Peristiwa yang terjadi di Jalan Bulak Teko RT 01/11, Kalideres, Jakarta Barat, waktu itu dipicu karena masalah pertandingan Futsal, dimana kelompok korban mengalahkan kelompok pelaku.

Kemudian, kelompok pelaku tidak terima harus membayar sewa lapangan futsal secara penuh, padahal perjanjian itu sudah disepakati kedua belah pihak sebelum bertanding futsal.

Kanit kriminal umum Polres Metro Jakbar AKP Dimitri Mahendra menjelaskan bahwa, pihaknya melakukan olah TKP untuk menjadikan kasus pembunuhan tersebut terang menderang.

"Jadi tim kriminal umum Subnit Jatanras Polres Metro Jakbar bersama dengan Polsek Kalideres olah TKP dengan memeriksa keterangan sejumlah saksi," tutur Dimitri.

Disisi lain, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, Iptu A Haris Sanjaya menerangkan, antara korban dan pelaku ini tidak saling mengenal dan ketika itu korban mengendarai sepeda motor dikejar oleh pelaku.

"Pada saat kejadian korban dikejar terus terjatuh dan ditusuk dengan senjata tajam," kata dia.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa, usai melukai korban di bagian punggung, pelaku meninggalkan korban yang tergeletak dijalan. Warga yang melihat pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakbar.

"Tapi dalam perjalanan ini, korban sudah meninggal dunia," tutur dia.

Sementara itu, Kasubnit Jatanras Polres Metro Jakbar Ipda Rizky Ali Akbar menambahkan bahwa, uang pembayaran Futsal itu sebesar Rp, 200 ribu dan ada uang taruhan sekitar Rp, 300 ribu.

"Selain MRR, ada saksi juga yang terluka dibagian tangannya berinisial NW," tutup dia.***