MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

22 Maret 2021,    20:29 WIB

Puluhan Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Satgas Yonif 642/Kapuas


Tim Red

Puluhan Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Satgas Yonif 642/Kapuas

Puluhan Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Satgas Yonif 642/Kapuas

Bengkayang-mediaindonesianews.com: Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas mengamankan puluhan batang kayu saat patroli di kawasan jalur illegal, Desa Siding, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, puluhan batang kayu olahan yang diamankan personel Pos Gunung Anggas tersebut diduga merupakan hasil dari kegiatan para pelaku illegal logging.

Puluhan Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Satgas Yonif 642/Kapuas

“Pada saat melaksanakan giat patroli jalur ilegal yang dipimpin Danpos, Serka Rahmani, anggota menemukan tumpukan kayu yang diduga hasil giat illegal logging namun tidak ditemukan pelakunya,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa melalui rilisnya yang diterima mediaindonesianews.com, Minggu (21/3).

Diamankannya puluhan batang kayu tersebut bermula dari kegiatan patroli yang dilakukan personel Satgas Pamtas Pos Gunung Anggas dengan menyusuri jalur ilegal sektor kawasan hutan. 

“Pada saat melewati kawasan hutan di salah satu jalur ilegal tersebut, ditemukan tumpukan kayu dalam kondisi sudah terpotong dan siap angkut. Setelah dilakukan pemeriksaan, kayu tersebut merupakan kayu jenis Meranti sejumlah 89 batang,” ujar Dansatgas.

Puluhan Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Satgas Yonif 642/Kapuas

Dansatgas mengungkapkan bahwa sangat disayangkan di hutan wilayah perbatasan ini masih ada oknum pelaku yang melakukan aktivitas illegal logging, diharapkan ke depan kegiatan tersebut semakin berkurang, bahkan tidak ada lagi. 

“Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas akan terus berupaya untuk menekan kegiatan illegal logging di wilayah perbatasan, dengan melakukan patroli dan pengawasan serta memberikan edukasi berupa penyuluhan kepada warga perbatasan,” pungkasnya.