MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

15 Desember 2020,    00:56 WIB

Kapolres Maybrat Kutuk Pelaku Penganiayaan Di Kampung Sory


ips

Kapolres Maybrat Kutuk Pelaku Penganiayaan Di Kampung Sory

Korban Penganiayaan Di Kampung Sory

Papua-mediaindonesianews.com: Plt. Kapolres Maybrat, Kompol Bernadus Okoka mengutuk pelaku penganiayaan yang menewaskan Otis Aifat dan mengakibatkan luka-luka Karel Saa.

Saat dikonfirmasi media melalui WhatsApp Kapolres Maybrat membenarkan kejadian tersebut merupakan penyerangan dari kelompok TPN OPM di kampung Sory Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat pada hari Jumat (11/12).

“Kami sudah mengantongi identitas pelakunya pada saat itu pelaku sendiri posting diakun Facebooknya, Nah untuk pelaku sementara belum diamankan dan kami tetap upayakan” ujar Kapolres Maybrat, Minggu (13/12)

Atas kejadian tersebut Plt Kapolres Maybrat bersama anggota dan anggota TNI mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang beralamat di kampung Sory dan melakukan pertolongan pertama terhadap korban Karel Saa, selanjutnya mengevakuasi korban langsung menuju Puskesmas Aifat guna mendapatkan tindakan medis. Sedangkan korban yang meninggal dunia, pihak Kapolsek Aifat bersama anggotanya mengevakuasi jasad korban dari TKP menuju Rumah sakit umum daerah sorong selatan guna pengurusan jasad almarhum yang dikebumikan pada hari Minggu (13/12) di Kampung Kamat Distrik Aifat Timur Tengah kabupaten Maybrat.

“Saya selaku kapolres Maybrat menghimbau kepada warga masyarakat jangan takut dengan terror dan ancaman kelompok TPN -OPM, kami sudah mengantongi identitas pelakunya pada saat itu pelaku sendiri posting di media sosial melalui akun Facebooknya. Nah Untuk pelaku sementara belum diamankan dan kami tetap upayakan,” tambah Kapolres Maybrat.

Apalagi, lanjut Kapolres yang mereka aniaya adalah seorang Hamba Tuhan selaku wakil Allah yang memberikan Firman Tuhan yang hidup kepada Umat manusia di muka bumi.

“Kami mengutuk tindakan biadap mereka dan saya yakin Tuhan akan berdaulat berperang melawan mereka, karena kita yakin Firman Tuhan katakan bahwa jangan kau usik bijimata Allah,” jelasnya.

Kapolres meyakini sebagaimana termuat dalam Ijil Zakharia 2:8c Sebab beginilah Firman Tuhan semesta alam, sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya.

“Karel Saa merupakan penginjil adalah biji Mata Allah dapatkan seseorang memperbolehkan matanya di pegang orang lain? Jawabannya tidak, demikianlah Allah akan berperang mengantikan Hambanya.” Pungkasnya (*)