MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

04 Juli 2020,    20:56 WIB

Seorang ASN di Aceh Tengah Jadi Korban Penjambretan


dee maz

Seorang ASN  di Aceh Tengah Jadi Korban Penjambretan

MINews - Takengon : Dalam sepekan terakhir, aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan mulai marak di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

Sepekan yang lalu, seorang warga Kebayakan, Aceh Tengah menjadi korban pencurian dengan kekerasan, dua unit handphone lenyap digondol pencuri.

Hanya berselang dua hari, peristiwa perampokan yang cukup menghebohkan dialami oleh satu keluarga di desa/kampung Lumut. kecamatan Linge, kabupaten Aceh Tengah.

Perampok berhasil menggasak uang sekitar  Rp70 juta dan sejumlah barang perhiasan milik korban.

Namun aksi perampokan itu cepat diketahui warga sekitar, sehingga 3 pelaku perampokan berhasil dibekuk warga dan diserahkan ke pihak kepolisian setempat.

Kasus perampokan di kampung Lumut sedang dalam penanganan pihak kepolisian, Jum’at (3/7/2020), kembali terjadi tindak kriminal dengan kekerasan berupa penjambretan di seputaran kota Takengon, Aceh Tengah.

Korban penjambretan, seorang perempuan yang merupakan seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah itu, diketahui bernama Ika Veronika.

Kronologi kejadian yang menimpa Ika, ASN yang bekerja di Bagian Umum Setdakab Aceh Tengah itu, seperti disampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah, Salman Nuri, saat itu korban mengendarai motor jenis matic dalam perjalanan pulang bersama ibunya, setelah mengantar ibunya berbelanja.

Di jalanan yang agak sepi, tiba-tiba saja dari arah belakang, seorang pengendara motor berusaha menarik tas yang disandang oleh Ika.

Spontan, Ika berusaha mempertahankan tasnya sekaligus menjaga keseimbangan motor yang dikendarainya. Namun karena tarikan itu begitu keras, akhirnya Ika jatuh terpelanting ke aspal bersama ibu dan sepeda motornya.

Menurut Salman, warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dengan membawa Ika dan ibunya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon.

Ika menderita luka memar yang cukup parah dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, sementara penjambret berhasil melarikan diri. Kasus penjambretan ini sudah dilaporkan dan sedaang ditangani oleh Polres Aceh Tengah.

Salman mengingatkan kepada warga masyarakat agar selalu berhati-hati, karena ada kecenderungan meningkatnya eskalasi tindak kriminal di daerah ini.

Dia berpesan agar tidak memakai perhiasan yang mencolok, dan jika baru melakukan transaksi di bank agar memilih jalan yang relatif ramai.

Kejahatan seperti penjambretan ini biasanya terjadi di jalanan yang sepi pada jam-jam tertentu, biasanya pelaku sudah membuntuti calon korban sebelum melakukan kejahatannya.

Untuk itu jangan memakai perhiasan yang mencolok dan hindari jalan yang sepi sehabis melakukan transaksi di bank, khusiusnya ketika menarik uang.

"Jika melihat gejala yang mencurigakan di jalan, usahakan segera membelokkan arak ke tempat yang ramai,” pesan Salman