MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

02 Juli 2020,    21:04 WIB

Polres Sukabumi Tangkap Buronan Narkoba Jaringan Internasional


dee maz

Polres Sukabumi Tangkap Buronan Narkoba Jaringan Internasional

MINews - Sukabumi : Kepolisian Resor Sukabumi Kota berhasil menangkap seorang pengedar sabu yang sempat menghilang setelah penggerebekan tempat penyimpanan sabu-sabu jaringan internasional seberat 432,38 kilogram di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.  

Setelah pengungkapan kasus jaringan Internasional tersangka berinisial HS sempat menghilang diduga berpindah-pindah tempat untuk menghilangkan jejak. Penangkapan berawal dari  Kepolisian yang terus mengintai keberadaan tersangka dan sempat kehilangan jejak. Diduga tersangka melarikan diri ke beberapa Daerah salah satunya Bandung dan Karawang.  

Tidak lama dari pelariannya, HS kembali lagi ke wilayah Sukabumi. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kepolisian kembali melakukan pengintaian dan memancing tersangka untuk keluar dari persembunyiannya untuk melakukan transaksi narkoba.  

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Cibeureum Sukabumi, Kota Sukabumi pada Selasa (30/6) siang. Dari tangan HS polisi awalnya hanya menemukan sabu-sabu kemasan kecil yang disimpan di balik bajunya.  

Setelah dikembangkan dan melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi polisi kembali menemukan barang bukti sabu-sabu, sehingga totalnya mencapai 245,7 gram.  

"Tersangka berinisial HS setelah pengungkapan kasus jaringan internasional tersebut sempat menghilang diduga berpindah-pindah tempat untuk menghilangkan jejaknya. Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringannya dan bandar yang menjadi pemasok sabu-sabu kepada tersangka. Seperti diketahui, dalam pemasaran narkoba biasanya berantai," terang Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni.  

Atas perbuatannya yang telah merusak generasi penerus bangsa tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) ,UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati.