HUKUM DAN KRIMINAL
Istimewa
Nusa Penida–Mediaindonesianews.com: Kebakaran terjadi di kawasan objek wisata Kelingking Beach, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, pada Kamis (23/10) sekitar pukul 16.00 Wita. Asap tebal terlihat membumbung dari area proyek pembangunan lift yang berada di tebing, sehingga menarik perhatian pekerja, wisatawan dan warga sekitar.
Informasi yang dihimpun, api diduga dipicu oleh aktivitas pengelasan yang dilakukan pekerja proyek di area tebing tersebut. Salah seorang warga, yang menerima laporan dari pekerja, segera menuju lokasi untuk membantu penanganan.
Terpisah, Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya membenarkan terjadinya insiden itu. Ia mengatakan, upaya pemadaman dilakukan secara cepat oleh pekerja dan warga sekitar.
“Para pekerja menuruni tebing menggunakan lift proyek dan memadamkan api dengan selang air yang tersedia. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit, dan hujan yang turun turut membantu proses pendinginan,” ujar AKP Kesuma Jaya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dan api tidak sampai merembet lebih luas. Meski demikian, kejadian tersebut memicu kepanikan di tengah ramainya kunjungan wisatawan di kawasan Kelingking Beach.
Pasca insiden, sejumlah tokoh masyarakat menyoroti pengawasan pemerintah terkait standar keselamatan proyek di kawasan wisata Nusa Penida yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Masyarakat meminta Pemkab Klungkung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan dan tata kelola proyek, terutama yang berada pada lokasi rawan seperti tebing curam.
“Kami berharap pemerintah lebih ketat memastikan keselamatan, baik pekerja maupun pengunjung,” ungkap salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya.
Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan agar pembangunan tidak mengorbankan keamanan dan kelestarian lingkungan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Klungkung belum memberikan keterangan resmi terkait, status perizinan proyek pembangunan lift, evaluasi keselamatan kerja pasca kejadian, langkah antisipasi agar insiden tidak terulang.
Peristiwa kebakaran ini menambah daftar tantangan pengelolaan keamanan kawasan wisata Nusa Penida yang tengah mendapatkan sorotan luas. (JroBudi)