MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

13 Oktober 2025,    10:41 WIB

Tragedi Berdarah di Lereng Batur: Dua Nyawa Melayang


Jro Budi

Tragedi Berdarah di Lereng Batur: Dua Nyawa Melayang

Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Upaya mediasi antarwarga Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, berakhir tragis. Perselisihan yang disebut-sebut telah lama berlarut dan sempat dimediasi perangkat desa kembali pecah hingga berujung duel maut di Dusun Tabu, Minggu pagi (12/10). Akibatnya, dua orang tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Tragedi Berdarah di Lereng Batur: Dua Nyawa Melayang

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.35 Wita, saat dua kelompok warga terlibat adu mulut yang berkembang menjadi perkelahian fisik. Bentrokan itu diduga dipicu oleh sengketa lahan jalur wisata jeep yang sudah beberapa kali menimbulkan ketegangan antarwarga.

Humas RSUD Bangli, Sang Kompyang Ari Wijaya, mengonfirmasi bahwa dua korban meninggal dunia masing-masing I Ketut Kartawa (50) dan Jero Sumadi (47), keduanya warga Banjar Tabu, Desa Songan.

“Kedua pasien tiba di IGD sekitar pukul 09.20 Wita dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” jelas Ari Wijaya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Jero Sumadi meninggal akibat luka terbuka di perut dengan usus terurai, sementara Ketut Kartawa mengalami luka parah di kepala bagian depan serta luka terbuka pada lengan kanan bawah.

Sementara korban kritis, I Wayan Ruslan (53), mengalami luka tusuk di perut dan patah tulang pada siku kiri. Ia dirawat intensif di RSUD Bangli dan dijadwalkan menjalani operasi.

Polisi hingga kini masih mengamankan lokasi kejadian untuk mencegah bentrok susulan dan menelusuri siapa pelaku utama dalam duel maut tersebut. Sejumlah barang bukti berupa senjata tajam juga dikabarkan telah diamankan dari tempat kejadian.

Tragedi ini menambah deretan panjang konflik sosial di Desa Songan yang kerap dipicu oleh sengketa lahan dan perebutan akses ekonomi wisata. Warga berharap aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dapat segera menuntaskan akar persoalan agar insiden serupa tak kembali menelan korban. (JroBudi)

 

*Judul sebelumnya Gagal Dimediasi, Perselisihan Warga Songan Berujung Maut: Dua Tewas, Satu Kritis