MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

22 Agustus 2025,    09:07 WIB

Proyek Pemasangan Pipa PDAM Senilai Rp1,3 Miliar Diduga Tidak Transparan


Hadi

Proyek Pemasangan Pipa PDAM Senilai Rp1,3 Miliar Diduga Tidak Transparan

Istimewa

Palembang-Mediaindonesianews.com: Proyek pemasangan instalasi pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi yang berlokasi di Jalan Azhari, Palembang, menuai sorotan. Proyek senilai Rp1,3 miliar tersebut diduga sebagai proyek siluman lantaran tidak ditemukan papan nama kegiatan di lokasi.

Tidak adanya papan informasi tersebut menimbulkan kecurigaan dan dianggap sebagai pelanggaran padahal, sesuai ketentuan, setiap proyek yang dibiayai negara wajib memasang papan nama sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

“Seharusnya ada papan proyek agar masyarakat tahu detail pekerjaan, siapa pelaksana, berapa nilainya, dan kapan waktunya. Kalau begini terkesan ditutupi, sehingga masyarakat tidak bisa ikut mengawasi,” ujar seorang warga sekitar kepada wartawan, Jumat (22/8).

Direktur Teknik PDAM Tirta Musi, M. Azharuddin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek tersebut merupakan milik PDAM dan, pekerjaan itu dilakukan untuk memenuhi permintaan warga dari enam perumahan.

“Proyek ini untuk pemasangan pipa distribusi air bersih dengan dana internal PDAM. Pelaksanaannya oleh pihak ketiga melalui proses tender,” kata Azharuddin, didampingi Asisten Manajer Humas, Muhafila.

Namun, ia mengaku belum mengetahui aturan terkait kewajiban pemasangan papan nama proyek.

“Soal itu akan kami tanyakan lagi kepada Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya Adani,” ujarnya.

Sementara itu, Andriansyah, Direktur CV Tunas Perkasa Indonesia selaku kontraktor pelaksana, mengklaim pihaknya telah memasang papan proyek di lokasi. Hanya saja, papan tersebut tidak mencantumkan nilai anggaran.

“Anggaran proyek ini sekitar Rp1,3 miliar dengan volume pekerjaan sepanjang 1,3 kilometer. Masa kerja 210 hari sejak 7 Agustus 2025. Saat ini progres sudah hampir 500 meter, untuk melayani tiga perumahan dengan sekitar 700 kepala keluarga,” jelasnya.

Kejadian tersebut masih menuai tanda tanya, terutama terkait transparansi penggunaan dana serta pengawasan publik atas proyek yang menggunakan anggaran internal PDAM Tirta Musi tersebut. (Hadi)