MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HUKUM DAN KRIMINAL

08 Januari 2024,    00:48 WIB

Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter


LS

Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Taput-Mediaindonesianews.com: Diduga sopir mengantuk, bus penumpang umum bernomor polisi BB 7014 BB dari Sumatera Tapanuli Transfort (STT) terjun ke jurang sedalam 30 meter di jalan lintas Sumatera KM 32–33 Tarutung-Sibolga tepatnya di Dusun Parsingkaman, Desa Pagaranlambung I, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Peristiwa yang terjadi pada, Minggu, (7/1) sekitar pukul 6.30 WIB tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 10 luka ringan.

Menurut Nelsandi Nasution salah satu penumpang yang selamat mengatakan bahwa, penyebab kecelakaan tersebut diduga karena supirnya mengantuk.

“Saat berangkat dari Tarutung menuju Sibolga sekitar pukul 06.00 WIB, dalam perjalanan saya sudah mengingatkan supirnya bahwa kalau ngantuk lebih baik kita istirahat dulu, namun supir menjawab tidak apa-apa.” Katanya

Tepat di TKP posisi jalan lurus dan menurun, mobil melaju tidak terkontrol lalu terjun kejurang sedalam 30 meter sebelah kiri searah tujuannya.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.IK, melalui Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Bus tersebut dikemudikan oleh Madogar Manurung (56) warga Desa Tornauli Dolok, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara itu, mengakibatkan Supir dan 1 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, 1 orang luka berat dan 10 luka ringan.” ujarnya

Lebih lanjut Dahnial menjelaskan bahwa, korban yang meninggal dunia yaitu supirnya sendiri Madongar Manurung dan FM, sedangkan yang mengalami luka berat yaitu NN dan Luka ringan NA, MS, R, LT, YAN, MT, LMS, TKL, RJL, MTS.

“saat ini pihak kepolisi sudah melakukan olah TKP, sedangkan kedua korban yang meninggal dunia sudah di serahkan kepada keluarganya dan untuk korban luka-luka, setelah sempat di rawat di puskesmas Adiankoting sudah di jemput keluarga masing-masing dan yang luka berat masih dalam perawatan, sedangkan mobilnya masih belum di evakuasi dari jurang menunggu mobil derek tiba.” Pungkasnya (LS)