MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HEADLINE

20 Februari 2021,    00:30 WIB

Hanya 119 Rumah Sakit Yang Berijin Seluruh Indonesia


Lian

Hanya 119 Rumah Sakit Yang Berijin Seluruh Indonesia

Webminar

Jakarta-mediaindonesianews.com: Dalam rangka memperingati hari peduli sampah Nasional yang jatuh  pada tanggal (21-2-2021), Angan 2045 bekerjasama dengan Wiem Law Firm & V office dalam mengadakan webinar dengan tema “Aspek Hukum Pengelolaan Sampah Rumah Sakit” Jumat, (19/2).

Hanya 119 Rumah Sakit Yang Berijin Seluruh Indonesia

Webinar menghadirkan Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan Republik Indonesia, yang diwakili oleh Rosa Vivien Ratnawati, SH., MSD selaku Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 sebagai Keynote Speaker,  Prof. Dr. Budi Sampurna, SFM,SH,Sp.F(K),SpKP, Ketua Kompartmen Hukum, Advokasi, dan Mediasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Ghea Gesty Italiane, SH, M. Robby Chandra SH  sebagai moderator, dan Hendrik Renyaan SH. MH sebagai penanggap merupakan associate dari wiem lawfim.

Dalam keterangan, Rosa Vivien Ratnawati, SH., MSD menekankan,  Rumah Sakit yang sudah berizin seluruh Indonesia baru 119 dan  Menteri meminta rumah sakit-rumah sakit yang hadir disini, yang belum mempunyai izin, untuk segera mengurus izin. 

“Saya tidak pernah setuju kalau di bilang mengajukan izin itu susah, sama sekali tidak, saya mengatakan, mungkin susah kalau dia pakai calo. Kalau misalnya langsung ke KLHK TPSP Tempat Pelayanan Terpadu, itu tidak ada masalah, kalo kurang, segera di lengkapi,” tegas .Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan Republik Indonesia disampaikan Rosa Vivien Ratnawati dalam sambutannya.

Sementara itu Prof. Dr. Budi Sampurna, SFM, SH, Sp.F(K), SpKP menekankan, sampah medis wajib dikelola sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya Budi Sampurna menyampaikan, bahwa pengelolaan sampah medis harus dikerjakan secara Bersama-sama dan tidak hanya tugas Rumah Sakit, pungkasnya.

Sementara itu Praicy T.Tewu sebagai Direktur Eksekutif Angan 2045 menjelaskan, bahwa angan 2045 adalah Gerakan sosial  kemasyarakatan yang di inisiasi Yayasan Angan Indonesia Merdeka. Yayasan Angan Indonesia Merdeka meyakini pada tahun 2045 adalah tahun emas bagi Indonesia, sehingga kami fokus kepada empat pilar, yakni SDM pemuda yang paham IT,  energi terbarukan, revolusi mental, dan bela Negara. (LiaN)