MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HEADLINE

03 Februari 2021,    02:53 WIB

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Berangkat ke Papua


Tim Red

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Berangkat ke Papua

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Berangkat ke Papua

Jakarta-mediaindonesianews.com: Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.IP., memimpin Upacara pemberangkatan 450 prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha (Yonif Para Raider 501/BY) di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Selasa (2/2).

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Berangkat ke Papua

Prajurit Yonif Para Raider 501/BY diberangkatkan dengan menggunakan empat pesawat TNI AU terdiri dari tiga Hercules C-130 dan satu Boeing B-737, take off dari Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, untuk melaksanakan tugas operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile selama 9 bulan di wilayah Intan Jaya, Papua, menggantikan Yonif Raider 400/BR yang akan berakhir masa tugasnya.

Asops Panglima TNI mengatakan, dalam melaksanakan tugas pokok Yonif PR 501/BY adalah sebagai kekuatan penangkal setiap bentuk ancaman dalam operasi pengamanaan perbatasan RI-PNG dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, melindungi keselamatan bangsa dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI di wilayah perbatasan.

“Laksanakan tugas secara profesional dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku. Hindari pelanggaran HAM dengan mematuhui Rules of Engagement (ROE) yang berlaku,” tegas Asops Panglima TNI.

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Berangkat ke Papua

Asops Panglima TNI menekankan agar evaluasi Satgas terdahulu dijadikan pelajaran penting untuk tidak terulang lagi kejadian yang merugikan TNI, ini perlu dipahami dengan baik terutama oleh unsur Komandan. Gunakan selalu pertimbangan, utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

“tidak lupa jaga soliditas baik antar Satuan TNI, Polri maupun instansi lain dan senantiasa tingkatkan Interoperability serta koordinasi dengan satuan lain dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok satuan.” katanya.

Selain itu, lanjut Asops Panglima TNI, lakukan tugas ini dan tetap memelihara kemampuan tempur dan jasmani serta mempedomani Protokol Kesehatan dalam menghindari penularan Covid-19.

Diakhir amanatnya, Asops Panglima TNI menekankan agar meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; yakinkan pada diri masing-masing bahwa tugas operasi yang sedang dilaksanakan ini adalah tugas mulia, utamakan keselamatan dan keamanaan personel maupun materiil selama operasi tanpa mengorbankan pertimbangan taktis di lapangan;

“awali dengan perencanaan dan persiapan yang matang; laporkan secara berjenjang dan berikan keputusan yang tepat, cepat serta hindari pelanggaran dan jaga nama baik institusi TNI.” Pungkasnya.

Seperti diketahui para Prajurit diberangkatkan mengunakan Pesawat Boeing 737/AI-7304 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Satu Pesawat Hercules C-130/A-1391 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Dua pesawat Hercules C-130 A-1303 dan A-1337 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.