HEADLINE
MINews - Australia : Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne mendorong gelarnya penyelidikan global atas asal-usul pandemi COVID-19, termasuk upaya penanganan yang dilakukan China di kota Wuhan, tempat pertama kali kasus Covid19 terdeteksi.
Tak hanya itu, ia menginginkan keterbukaan bagaimana langkah penanganan yang dilakukan di China di tahap-tahap awal di kota Wuhan.
Usulan itu dia kemukakan karena pihaknya tidak yakin WHO akan menggelar penyelidikan atas persoalan ini. Menurut Menlu Payne, penyelidikan semacam itu akan membutuhkan kerjasama internasional.
"Hal ini membutuhkan dukungan banyak pihak dan negara untuk bersama-sama mendorong transparansi dan memastikan adanya mekanisme penyelidikan yang bisa dipercaya," paparnya sebagaimana dilansir ABC Australia.
Australia tak sendiri. Inggris dan Jerman pun menyerukan agar China terbuka soal Corona. Bahkan, Presiden AS, Donald Trump ngotot ingin mengirim penyelidik AS untuk menyelidiki virus Corona yang dirumorkan berasal dari laboratorium di Wuhan.
Menanggapi Australia, Tedros menegaskan bahwa tak ada rahasia di WHO. Hal ini disampaikan setelah WHO dikritik Trump yang menuding badan PBB itu meremehkan wabah awal COVID-19 di China.
"Kami telah memperingatkan sejak hari pertama bahwa ini adalah iblis yang harus dilawan semua orang," kata Tedros dalam briefing virtual di Jenewa, Swiss seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/04). (Juan)