MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

HEADLINE

07 Agustus 2025,    17:01 WIB

Karangan Bunga Kritik PT BDS Hiasi Kantor DPRD di Tengah Ultah Bupati Bandung


Agn

Karangan Bunga Kritik PT BDS Hiasi Kantor DPRD di Tengah Ultah Bupati Bandung

Istimewa

Bandung-Mediaindonesianews.com: Dua karangan bunga bernada kritis tiba-tiba menghiasi halaman depan Kantor DPRD Kabupaten Bandung, Kamis (7/8), bertepatan dengan perayaan ulang tahun Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Karangan bunga tersebut bukan sekadar ucapan, melainkan sinyal protes keras dari Forum Korban PT Bandung Daya Sentosa (BDS) terhadap dugaan penyimpangan di tubuh badan usaha milik daerah tersebut.

Karangan Bunga Kritik PT BDS Hiasi Kantor DPRD di Tengah Ultah Bupati Bandung

Karangan pertama bertuliskan tegas: “PANSUSKAN PT BDS, SELAMATKAN IKLIM INVESTASI KAB. BANDUNG”, yang menjadi seruan agar DPRD segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki dugaan konflik kepentingan dan potensi kerugian negara dalam pengelolaan PT BDS.

“Tanpa langkah tegas, kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bandung akan terus merosot,” tegas Deded, CEO Indofarm sekaligus pimpinan forum korban PT BDS, saat ditemui di depan Kantor DPRD.

Karangan kedua tampil lebih satir, memuat ucapan: “Selamat Ulang Tahun Dadang Supriatna, Semoga Panjang Umur Sampai 105 Milyar Tahun.”

Angka tersebut dianggap sebagai sindiran terhadap dugaan aliran dana tak transparan dalam tubuh PT BDS yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

“Kami tidak sedang merayakan. Kami sedang memperingatkan,” ujar Deded.

Menurutnya, karangan bunga ini menjadi simbol peringatan serius bahwa meskipun Bupati Dadang telah meraih ratusan penghargaan, keberadaan oknum di BUMD dapat mencoreng citra pemerintahan. Ia menyebut DPRD seolah abai terhadap suara warga dan korban yang terlibat dalam persoalan investasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Kabupaten Bandung terkait tuntutan pembentukan pansus. Sebelumnya, Ketua DPRD Renie Rahayu Fauzi menyatakan kasus PT BDS adalah urusan bisnis murni, dan meminta publik untuk bersikap objektif.

Namun pernyataan tersebut justru menuai kritik dari sejumlah vendor dan mitra kerja PT BDS, yang merasa belum mendapat ruang klarifikasi dan mendesak agar DPRD bertindak.

Forum Korban PT BDS menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan transparansi dan keadilan, serta menantikan respons nyata dari DPRD maupun Pemkab Bandung atas desakan publik yang semakin menguat. (Agn)