MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

18 November 2021,    17:45 WIB

BLU Bukanlah Industri Mengejar Keuntungan


lian

BLU Bukanlah Industri Mengejar Keuntungan

Dr. Magit Les Denny Tewu, SE, MM

Jakarta-mediaindonesianews.com: Peluncuran Badan Layanan Umum (BLU) Expo 2021 di Istora Senayan Jakarta, mengusung tema “BLU Berstrategi Pulihkan Ekonomi” kegiatan tersebut diselenggarakan pada 16-18 November 2021. BLU sendiri bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk mengakselerasi ekonomi Indonesia melalui BLU sebagai agen pemerintah yang sangat diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru.

Dr. Magit Les Denny Tewu, SE., MM Wakil Rektor 2 Universitas Kristen Indonesia (UKI) mwngatakan bahwa BLU tentunya sangat berperan ditengah masyarakat dengan diberikan kebebasan oleh Pemerintah untuk melakukan pengelolaan secara swakelola, bahwa BLU dijadikan sebagai Agent of Development oleh Pemerintah adalah baik, dan selama ini telah terbukti bahwa konsep BLU tersebut selain lebih membebaskan Pengelola untuk berekspresi juga memutus tali birokrasi yang seringkali menjadi penghambat untuk berkemang dan bertumbuh, juga terbukti kinerja BLU melampau target penerimaan yang diharapkan Pemerintah,” ujarnya, Rabu (17/11).

Lebih lanjut Denny Tewu menjelaskan bahwa BLU berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan negara telah memberikan koridor baru bagi instansi Pemerintah yang tugas pokok dan fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan pola keuangan yang fleksibel dengan menonjolkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dengan sebutan umum sebagai satuan kerja (satker) BLU.

“Hingga saat ini BLU telah berjumlah 252 yang meliputi jenis layanan di bidang kesehatan 107 BLU, pendidikan 106 BLU, pengelola dana 10 BLU, kawasan lima BLU, dan penyedia barang/jasa lainnya 23 BLU, sebagai Agent of Development maka BLU yang tentunya telah memahami proses kerja yang selama ini menjadi bagian dari institusi pemerintah yang terikat dengan birokrasi kini diberi kebebasan untuk mengelola secara profesional dengan mengedepankan produktivitas, efisiensi, efektivitas serta sustainabilitas, tentu diharapkan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat secara langsung serta kemandirian serta fleksibilitas yang dapat dijalankan sebagai BLU dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keadilan sosial bagi masyarakat Indonesia,” paparnya.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya menjelaskan, BLU ini sebagai pionir reformasi pelayanan publik, dengan membangun instansi Pemerintah yang modern bernuansa customer and outcome oriented yang kuat.  BLU merupakan kontributor perekonomian dengan mendukung rencana kerja pemerintah dan prioritas nasional. Serta BLU berkontribusi terhadap PDB dan PNBP Nasional. Adapun karakteristik BLU, yakni instansi pemerintah (kekayaan negara tidak dipisahkan), mengelola penyelenggaraan layanan umum dengan praktik bisnis yang sehat, tidak mengutamakan mencari keuntungan, dan mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas.

Menurut Denny, harapan Menkeu RI ini tentunya perlu diingatkan terus kepada BLU bahwa mereka bukanlah Industri yang mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya, tetapi sebagai wadah pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya.

“agar secara profesional dan proporsional dengan menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (lian)