MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

25 Juli 2021,    17:17 WIB

Pendidikan di Era Paper Less dan Less Presence Dapat Menghapus Sebutan 3T


Lian

Pendidikan di Era Paper Less dan Less Presence Dapat Menghapus Sebutan 3T

DR. Denny Tewu, SE., MM

Jakarta-mediaindonesianews.com: Memperingati Kemerdekaan RI ke 76 tahun, pandemi ini menjadi pemicu agar perubahan mendasar dalam dunia pendidikan. Sudah saatnya tidak ada sebutan 3T lagi untuk pendidikan Indonesia, karena dunia sudah terhubung tanpa jarak begitu juga Indonesia yang luas ini juga sudah tidak ada batas geografi untuk hak pendidikan, Indonesia merdeka  maka  anak-anak  Indonesia juga harus merdeka dalam belajar. Hal tersebut di paparkan DR. Denny Tewu, SE., MM Wakil Rektor 2  Universitas Kristen Indonesia (UKI).

“dengan kondisi belajar mengajar seperti ini yaitu paper less (tanpa kertas) dan less presence (tanpa kehadiran fisik) umumnya sudah di layar komputer atau smart phone seharusnya berbagai informasi khususnya di bidang pendidikan sudah tidak ada batasan lagi, tinggal Pemerintah perlu serius memaksimalkan infrastruktur internetisasi agar dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia seutuhnya” katanya, Sabtu (24/7).

Lebih lanjut Denny menjelaskan bahwa, tidak ada artinya kemerdekaan kalau belum merdeka anak-anak Indonesia dalam belajar. Tidak ada jarak geografi, mereka yang tinggal di Papua, Aceh, Sulawesi bisa belajar jarak jauh ke universitas-universitas yang mereka inginkan tanpa harus berpindah tempat, road map atau blue print kampus daring atau online sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyiapkan fasilitas untuk memerdekakan anak-anak Indonesia. “saat ini Siswa atau Mahasiswa bisa sekolah atau kuliah darimana saja, apalagi yang bidang sosial, sehingga musibah covid 19 ini menjadikan kemerdekaan dibidang pendidikan dari daerah-daerah 3T tersebut, asalkan infrastruktur koneksitas internet semuanya berjalan lancar” ucapnya.

Menurut Denny, pola pikir dan mindset guru atau dosen dan anak didik atau mahasiswa harus berubah, pola mengajar, sistem manajemen kampus dan sekolah untuk memajukan anak-anak Indonesia dalam belajar.

“perubahan yang terus terjadi tentu harus diikuti oleh para pendidik agar tidak tertinggal, seharusnya lebih mudah untuk mempelajarinya dari berbagai sumber dengan adanya standartisasi, asalkan jaringan internet di daerahnya berjalan lancar” katanya.

DR. Denny Tewu berharap, kesempatan bagi dunia pendidikan di Indonesia agar dapat menjangkau Mahasiswa dari berbagai pelosok Indonesia bahkan dari berbagai penjuru dunia, agar kuliah di Universitas di Indonesia termasuk Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang sangat siap dengan kuliah secara daring.

"Harapannya tentu Pemerintah dalam hal ini Depdikbud juga memberikan kemudahan untuk Universitas membuka program-program kuliah online secara berkualitas, jangan berharap bahwa cara belajar masa lalu akan kembali lagi seutuhnya karena kedepan orang kuliah bisa darimana saja, dan ini sangat efisien untuk pemerataan, bahkan kita lihat para wisudawan dilakukan secara online, tutupnya. (lian)