FOKUS
Dr. Denny Tewu SE, MM
Jakarta-mediaindonesianews.com: Pandemi Covid 19 berjalan satu tahun lebih hingga saat ini, dimana semua kegiatan pun dijalankan di rumah berdasarkan anjuran pemerintah. Demikian pun dunia pendidikan, harus menerima ini dengan lapang dada untuk menjaga jatuhnya korban jiwa akibat makin mengganasnya varian baru yang masuk ke Indonesia.
Memperingati HUT RI ke 76, Pandami Covid 19 menjadi pemantik atau pemicu agar perubahan mendasar dalam dunia pendidikan.
Pengamat pendidikan DR. Denny Tewu, SE.,MM mengamini, bahwa dalam kondisi seperti ini seharusnya berbagai informasi khususnya di bidang pendidikan sudah tidak ada batasan lagi, tinggal Pemerintah perlu memaksimalkan infrastruktur internetisasi agar dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia seutuhnya.
“Sudah saatnya tidak ada sebutan 3T lagi untuk pendidikan Indonesia, karena dunia sudah terhubung tanpa jarak begitu juga Indonesia yang luas ini juga sudah tidak ada batas geografi untuk hak pendidikan, Indonesia merdeka maka anak-anak Indonesia juga harus merdeka dalam belajar.” Ujar Denny yang jugaWakil Rektor 2 Universitas Kristen Indonesia (UKI), Rabu (21/7).
Lebih lanjut dikatakan Denny bahwa, tidak ada artinya kemerdekaan kalau belum merdeka anak-anak Indonesia dalam belajar. Tidak ada jarak geografi, mereka yang tinggal di Papua, Aceh, Sulawesi bisa belajar jarak jauh ke universitas-universitas yang mereka inginkan tanpa harus berpindah tempat, road map atau blue print kampus daring atau online sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyiapkan fasilitas untuk memerdekakan anak-anak Indonesia.
“saat ini Siswa atau Mahasiswa bisa sekolah atau kuliah darimana saja, apalagi yang bidang sosial, sehingga musibah covid ini menjadikan kemerdekaan dibidang pendidikan dari daerah-daerah 3T tersebut, asalkan infrastruktur koneksitas internet semuanya berjalan lancer” ujar Denny Tewu.
Menurut Denny, pola pikir dan mindset guru atau dosen dan anak didik atau mahasiswa harus berubah, pola mengajar, sistem manajemen kampus dan sekolah untuk memajukan anak-anak Indonesia dalam belajar.
“perubahan yang terus terjadi tentu harus diikuti oleh para pendidik agar tidak tertinggal, seharusnya lebih mudah untuk mempelajarinya dari berbagai sumber dengan adanya standartisasi, asalkan jaringan internet di daerahnya berjalan lancar.” jelasnya
Denny berharap, ini kesempatan baik dunia pendidikan di Indonesia agar dapat menjangkau Mahasiswa dari berbagai pelosok Indonesia bahkan dari berbagai penjuru dunia, agar kuliah di Universitas di Indonesia termasuk UKI yang sangat siap dengan kuliah secara daring.
“Harapannya tentu Pemerintah dalam hal ini Depdikbud juga memberikan kemudahan untuk Universitas membuka program- program kuliah online secara berkualitas, sehingga kedepan orang kuliah bisa darimana saja, dan ini sangat efisien, bahkan kita lihat para wisudawan dilakukan secara online,” pungkasnya. (lian)