MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

07 Mei 2021,    21:38 WIB

Dr. John N. Palinggi, MM.,MBA: Kinerja Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin Dahsyat


Lian

Dr. John N. Palinggi, MM.,MBA: Kinerja Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin Dahsyat

Dr. John N. Palinggi, MM.,MBA:

Jakarta-mediaindonesianews.com: Walaupun di tengah pandemic covid-19 kinerja dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat, mereka menilai kinerja kedua pemimpin Negara tersebut mengalami peningkatan dan puas atas kinerjanya.

Pengamat Sosial Politik Nasional, John Palinggi mengatakan, kepercayaan rakyat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin kurang lebih 6 setengah tahun ini sudah sangat baik disemua bidang.

“Semua orang sudah melihat hasilnya yang dicapai pemimpin tersebut dalam bentuk yang sangat dahsyat.” ujarnya

Menurut John, selama ini dirinya belum pernah melihat pembangunan dibidang infrastruktur merata dari Timur (Papua) hingga Barat (Aceh) yang bisa dihubungkan melalui udara, laut dan darat dengan segala fasilitas sudah ada.

“ada tol laut dengan tarif yang murah, mobilitas penduduk jalur darat pun demikian dengan adanya jalan tol di Sumatera, Trans Jawa.” Katanya

Lebih lanjut dikatakan John bahwa dahulu belum ada jalan di Papua ke Puncak Gunung Karang Belantara sekarang sudah teralisasi jalan mulus disana dibuat.

“saya rasa itu semua atas petunjuk Tuhan, dimana kewibawaan, kewenangan ditunjukan oleh Tuhan melalui Jokowi sehingga dia mampu melakukan itu, kalau saya lihat dia (Presiden) tidak mengandalkan apa pun, dia hanya mengandalkan kerendahan hati, kebenaran dan kebaikan sehingga dilindungi Tuhan” ungkap Dr. John N. Palinggi, MM, MBA kepada mediaindonesianews.com belum lama ini. 

John N. Palinggi yang juga sebagai Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA) memaparkan bahwa,kesehatan masyarakat kurang mampu sekarang dibantu, anak-anak sekolah yang dulu membayar uang sekolah sekarang gratis, bantuan subsidi listrik dan masih banyak, bahkan pada bencana alam beliau pun turun ke lapangan untuk memberikan solusi, namun ironisnya masih saja banyak orang yang menggangu kinerjanya. 

“yang terjadi selama ini adalah kinerjanya yang selalu diganggu terus supaya menjadi porak-poranda, entah itu untuk mengambil keuntungan atau apa. Banyak sekali orang-orang yang mestinya di tangannya mampu merubah negara ini dimasa lalu tapi justru di tangannya terjadi pencurian besar-besaran, terjadi kekacauan menciptakan orang untuk melawan Negara melawan Pemerintah dan ini adalah bagian dari dosa yang teramat besar karena kita mengaku beragama. Ini tidak akan pernah maju. .” papar John

John menguti perkataan ahli dari Jerman yang mengatakan bahwa, kalau mau memelihara bangsa dan negara maka kembangkan budayanya agar mereka saling rukun dan damai.

“tapi kalau menghancurkan bangsa itu, benturkan agama-agamanya baik yang sama maupun yang beda maka bangsa itu akan hancur dan itu terjadi di seluruh Timur Tengah terjadi," tandasnya.

John N. Palinggi berharap jangan sampai bangsa ini terpecah belah dan memohon kepada orang-orang ataupun pihak yang suka berseteru untuk berhenti.

“saatnya bergandengan tangan, hidup rukun dan damai” katanya.

John menilai Presiden Jokowi orangnya tulus karya-karyanya banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia dan diakui dunia, bahkan beliau menginginkan semua perijinan jangan dihambat dan harus dipercepat tidak pakai lama, namum saat ini para polistisi meributkan pinjam-pinjaman dari luar negeri. Benar-benar memalukan, bukannnya memanfaatkan pinjaman tersebut agar Beras cukup, bawang merah, bawang putih, jahe, cabe tidak diimpor.

“Sekali saya mengatakan, mari kita menghormati atas pencapaian Presiden Joko Widodo dan Ma'aruf Amin” ungkapnya.

KKB Papua

Sementara melihat kasus yang belakangan ini terjadi di Papua, John Palinggi mengaku prihatin, padahal Presiden Jokowi sudah banyak sekali menselaraskan harga bahan bakar dan membangunan Papua agar maju.

Bila ingin membangun Papua harus didekati secara diplomasi internasional dan saya berharap pada Tuhan, supaya bangsa ini berubah ke arah yang lebih baik sebab bila tidak kita akan perang antar saudara” pungkasnya. (lian)