MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

03 April 2021,    03:40 WIB

UKI Bisa Bertahan Hingga Usia 68 Tahun Karena Kehebatan Tuhan


Lian

UKI Bisa Bertahan Hingga Usia 68 Tahun Karena Kehebatan Tuhan

Dr. Denny Tewu SE, MM

Jakarta-mediaindonesianews.com:  Dalam 10 tahun terakhir, jumlah MABA Universitas Kresten Indonesia (UKI) di periode ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan (melampaui target), hal ini dijelaskan Wakil Rektor 2 UKI Bidang Keuangan, Pemasaran, dan Administrasi Umum, Dr. Denny Tewu, SE., MM. Untuk UKI khususnya PMB membawa angin segar tersendiri di tahun 2020 saat dunia mengalami krisis dengan adanya Pandemi Covid-19, karena disaat kritis seperti itu, UKI cepat dan sigap meyesuaikan metode belajar dan kerja (paper less) serta penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara online dan full digital.

“semua kegiatan tetap berjalan lancar yang umumnya secara online, seperti rapat-rapat, belajar mengajar dan berbagai seminar dalam dan luar negeri serta proses Tri Dharma Perguruan Tinggi dilakukan secara online.” Ujarnya

Adapun dampak positif dari pada proses tersebut lanjut Denny,  ada terjadinya efisiensi yang cukup signifikan diberbagai bidang, seperti listrik, air, konsumsi, kertas dan sebagianya.  Dengan demikian walaupun sudah menjadi smart kampus namun uang kuliah tidak dinaikkan bahkan pembayaran cicilan bagi mereka yang berdampak krisis diberikan kelonggaran, serta di awal-awal  ada bantuan pulsa dan sebagainya.

"Sementara Bea Siswa bagi mereka yang berprestasi tetap berjalan seperti biasanya. Kondisi ini tentunya merupakan Anugerah Tuhan bagi UKI, karena selama Pandemic ini tidak ada pemotongan maupun pengurangan gaji bagi seluruh karyawan UKI, baik Tenaga Pendidik maupun Tenaga Kependidikan UKI," jelas Denny kepada mediaindonesianews.com.

Lebih lanjut Denny mengatakan bahwa, apabila tidak lagi dalam situasi Pandemi maka ketentuan bahwa maksimal 49 % perkuliahan bisa dilakukan secara online tentu bisa tetap dipertahankan, bahkan bagi prodi tertentu apabila dapat dipertahankan full online, maka UKI sangat siap menjalankannya sehingga dapat menjangkau Mahasiswa yang tinggal di Daerah maupun yang tinggal di luar negeri, misalnya sebagai Pekerja Migran.

“untuk PMB hingga Ujian Saringan Masuk (USM) serta pembayaran secara online (cash less) dari mana saja menurut saya ada baiknya tetap dipertahankan,” jelasnya.

Menurut Denny,  peningkatan PMB dari tahun ketahun tentunya bagian dari kreativitas serta inovasi yang dilakukan secara terus menerus oleh semua pihak secara integrated. Sehingga tetap dapat menyusaikan diri atau beradaptasi dalam dunia pendidikan yang begitu cepat berubah dengan teknologi yang semakin canggih.

“pekerjaan ini tentunya bukan hanya bergantung pada strategi penerimaan saja, namun harus didukung dengan berbagai kondisi, seperti kemudahan proses mahasiswa masuk, walaupun secara umum hanya 25 -30% Mahasiswa yang lulus dan diterima dari para pendaftar awal, lalu menerima pelajaran yang berkualitas hingga lulus dengan baik dan mendapatkan pekerjaan yang baik pula dalam waktu yang singkat setelah lulus. Semua itu proses yang harus dikawal Perguruan Tinggi sehingga dapat menjadi Universitas Favorit bagi PMB," paparnya.

Saat ini, lanjut Denny, pengaruh sosial media tentunya sangat siginifikan, sehingga sosialisasi berbagai aktivitas UKI harus terus bergaung melalui sosial media dan ke depan apakah akan lebih ditingkatkan strategi-strategi  penggunaan sosial media, hal ini tentu harus diteruskan dan ditingkatkan, walaupun tidak meninggalkan cara-cara  konvensional dengan mengandalkan jaringan-jaringan UKI yang sudah terbentuk selama ini, termasuk peran alumni tentunya.

“selama ini UKI banyak di dukung oleh para Alumni, baik pembiayaan dalam berbagai even, bea siswa untuk PMB dan berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung. Keberadaan UKI kedepan tidak bisa terlepas daripada peran alumni mendukung UKI secara objective," katanya.

Denny Tewu memastikan,  Jargon UKI hebat adalah motivasi kepada segenap civitas akademica UKI.

“kalau UKI bisa bertahan hingga usia 68 tahun ini, tentulah karena kehebatan Tuhan kita sesuai dengan Chapel yang baru berdiri di Kampus UKI dengan nama Eben Haezer (Sampai disini Tuhan terus menolong), sehingga jargon UKI Hebat, supaya kita sadar bahwa kita memiliki Allah yang Luar Biasa,” pungkasnya. (LiaN)