MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

05 Januari 2021,    01:15 WIB

Partisipasi Cadangan Pangan Nasional, Koperasi THN Tancap Gas Budidaya Lele


ips

Partisipasi Cadangan Pangan Nasional, Koperasi THN Tancap Gas Budidaya Lele

Lahan Budidaya Lele

Bogor-mediaindonesianews.com: Meski, belum mendapatkan kucuran bantuan dana dari Pemerintah, namun hal ini tak mengendurkan semangat pengurus koperasi petani Tunas Harapan Nusantara (THN) untuk terus berpartisipasi, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang diiniasi Menhan Prabowo Subianto tersebut. Hal ini dibuktikan dengan budidaya ikan lele diatas lahan yang terletak di Kampung Tegal Pondoh, Setu Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Ketua Dewan Pengawas Koperasi THN, Bambang Santoso mengatakan bahwa sebagai bentuk kepedulian dukungan terhadap program ketahanan pangan yang di instruksikan Presiden Jokowi kepada Menhan Prabowo,

“puluhan hektar lahan yang disiapkan dan dikelola oleh Junaedi Jaya salah satu pengurus koperasi THN atas inisiasi Hakill Thoriq untuk melakukan budidaya ikan lele” ujarnya, Senin (4/1)

Bambang menambahkan bahwa budidaya tersebut sebagai bentuk kemandirian dalam upaya mendukung lumbung pangan nasional telah dilakukan koperasi THN disejumlah kawasan.

“untuk wilayah Tenjo Kabupaten Bogor melalui terobosan budidaya ikan lele, di Kamal Muara, Jakarta Utara kami merangkul petani tambak bandeng dan pengurus petani di Puwakarta menjalin kerjasama dengan petani ikan darat yakni, budidaya ikan mas dan nila.” Katanya

Bahkan salah seorang pengurus koperasi Tunas Harapan Nusantara Eriek Houston yang juga pengelola resto ikan laut, resto Khungfu Seafood Cengkareng dan Pluit Karang Barat, Muara Karang, Jakarta Utara dalam waktu dekat ini akan turut ambil bagian dalam pengembangan budidaya ikan lele.

Senada dengan Bambang, Ketua Umum Koperasi THN Arief Kusnandar memaparkan bahwa, bukan hanya ikan saja, di kabupaten Indramayu koperasi juga memanfaatkan lahan tidur melalui penanaman singkong.

“Kemudian di Magelang Jawa Tengah melalui ketua pengurus koperasi cabang Tunas Harapan Nusantara, Akhmad Ikhwan gencar melakukan penyediaan bibit tanaman dan buah-buahan. Sementara koperasi di wilayah Gunungkidul, DIY, tepatnya di dusun Kepuhsari, Katongan, Kepuhsari, Nglipar mengandalkan upaya tumpang sari dengan menanam jagung, singkong, kacang tanah dan kedelai diatas puluhan hektar lahan. Sedangkan di Pandeglang Banten melakukan upaya ternak kambing” paparnya.

Menurutnya, terobosan koperasi terus akan dilakukan, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah pada tahun 2021, terutama seiring meningkatnya ancaman krisis pangan dunia akibat Pandemi Covid-19.

Sebelumnya Presiden Jokowi mengingatkan soal risiko krisis pangan yang terjadi sebagai dampak dari pandemi corona. Hal ini merespons Organisasi Pangan Dunia (FAO) yang sudah mengingatkan potensi krisis pangan di tengah corona.

“FAO telah mengeluarkan peringatan adanya potensi kelangkaan pangan dunia sebagai dampak panjang dari pandemi Covid-19. Di dalam negeri, sejumlah langkah sudah kita ambil dan persiapkan sejak dini untuk memastikan ketahanan pangan di daerah-daerah selama pandemi,” kata Jokowi dalam aku media sosialnya.

Jokowi juga mengatakan selain memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memberikan bantuan bahan pokok yang amat dibutuhkan di tengah kebijakan tanggap darurat Covid-19 ini. 

Krisis pangan menjadi persoalan serius yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Ketersediaan pangan mulai menipis dampak dari penyebaran virus corona (Covid-19) dan ini memang sudah menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk membangun swasembada pangan. Persoalan ini menjadi perhatian serius Presiden bahkan Kepala Negara telah mengutus jajaran menterinya untuk menjadikan Kalimantan Tengah sebagai kawasan food estate.

Sedangkan jajaran menteri yang diutus adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (ips)