MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

FOKUS

24 Oktober 2025,    14:04 WIB

Fiskal Terjepit, Bupati Klungkung Klaim Terus Genjot Infrastruktur 3 Pulau


Jro Budi

Fiskal Terjepit, Bupati Klungkung Klaim Terus Genjot Infrastruktur 3 Pulau

Jembatan Kuning Rusak parah

Klungkung-Mediaindonesianews.com: Menjawab berbagai sorotan publik terkait kondisi infrastruktur dan tenaga kerja asing di kawasan Nusa Penida, Bupati Klungkung I Nyoman Made Satria memaparkan capaian dan langkah konkret selama delapan bulan masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Ia menegaskan bahwa meskipun kondisi fiskal daerah masih sangat terbatas, Pemkab Klungkung tetap bergerak cepat memperbaiki infrastruktur, layanan publik, serta penataan kawasan strategis di tiga pulau — Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan.

“Memang masih belum optimal karena kondisi fiskal kami yang sangat minim, tersedot habis oleh belanja rutin dan beban pegawai P3K. Tapi kami tidak tinggal diam. Kami terus berupaya mencari anggaran ke pusat dan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga,” tegas Bupati Satria, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (24/10).

Lebih lanjut Bupati memaparkan bahwa sejumlah proyek prioritas yang tengah berjalan, diantaranya, Perbaikan Jembatan Kuning Ceningan dengan anggaran Rp1,4 miliar dan progres pengerjaan mencapai 30%.

Peningkatan jalan-jalan rusak di berbagai titik, seperti akses menuju Kelingking Beach, Sebunibus, Crystal Bay, Sedehing–Sekartaji, Karang–Atuh, Cubag–Desa Sakti, Dungkap–Batukandik, Banjar Angas, Subia, Batukandik–Pura Dalem Dukut, Batumadeg–Sebuluh, Klumpu–Batumadeg, serta penambalan jalan berlubang di jalur Sampalan–Toya Pakeh dan beberapa titik di Lembongan.

Pembangunan senderan, renovasi sekolah, pembangunan gedung UKS, dan gedung TK Negeri di Dusun Saren.

Peningkatan fasilitas kesehatan, meliputi pembangunan Gedung Hemodialisa (HD), ruang VIP dan kelas 1 di RSUD Gema Santi, pembangunan Puskesmas Pembantu Lembongan, serta ruang bersalin baru.

Perluasan jaringan air bersih di Desa Tanglad dan Pejukutan yang selama ini belum terlayani, dengan target tuntas tahun 2026.

"Selain itu, Pemkab juga tengah membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Biaung, yang ditargetkan rampung paling lambat 15 Desember 2025." Ujarnya

Menanggapi isu Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal, Bupati Satria menegaskan bahwa seluruh TKA di Nusa Penida telah memiliki izin resmi.

“Berdasarkan data Disnaker, mereka sudah memiliki RPTKA. Setelah ada sweeping dari imigrasi, tidak ditemukan TKA tanpa izin. Namun, kami tetap akan menertibkan karena masih ada yang bermain kucing-kucingan,” jelasnya.

Sementara itu, proyek Elevator Kelingking disebut telah berizin lengkap, dengan rekomendasi AMDAL dari Kementerian Lingkungan Hidup dan PBG yang telah disetujui.

Kedepan, Pemkab Klungkung juga merancang pelebaran jalan induk eksisting di Nusa Penida, revitalisasi kawasan pelabuhan Sampalan yang kini dinilai kumuh, serta penataan ulang Pasar Mentigi yang sudah tidak layak.

Bupati Satria menegaskan, pihaknya sedang berupaya keras mengoptimalkan seluruh potensi sumber pendapatan daerah dan menekan kebocoran melalui sistem digitalisasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemkab untuk memperkuat kemampuan fiskal dan mempercepat penyelesaian infrastruktur pada 2026.

“Kami berkomitmen menuntaskan satu per satu persoalan di Klungkung, khususnya di Nusa Penida. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk menghadirkan keadilan pembangunan di seluruh wilayah,” pungkasnya.

Namun ironisnya kondisi lapangan berbeda, salah satunya Jembatan Kuning yang diinfomasikan mengalami perbaikan dan menelan biaya 1,4 Miliar serta sudah berjalan sekitar 30%, saat awak media memantau terlihat jembatan tersebut masih dalam keadaan rusak dan makin parah. (JroBudi)