FOKUS
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Masyarakat Bangli dan sekitarnya belakangan ini diramaikan dengan pemberitaan mengenai proyek kapal pesiar di Danau Batur, Kintamani. Untuk menghindari kesalahpahaman, PT Bukti Bakti Perseroda (BPP), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bangli, memberikan penjelasan lengkap mengenai proyek ini.
Direktur Utama PT. BB Perseroda Bangli Agung Putra Wibawa menegaskan bahwa proyek kapal di Danau Batur saat ini belum beroperasi dan masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study/FS) selama enam bulan sesuai dengan nota kesepahaman (MoU) dengan investor. Studi kelayakan ini meliputi penyusunan desain, analisis bisnis, dan kajian kelayakan lainnya, tanpa adanya kegiatan fisik di lapangan.
"Belum ada kapal yang datang. Semua masih tahap FS," tegasnya, Senin (13/10).
Ia menjelaskan bahwa kapal yang direncanakan berbeda dengan kapal pesiar mewah yang berlayar di laut. Kapal yang akan beroperasi di Danau Batur adalah kapal wisata berjenis phinisi dengan kapasitas 65 penumpang yang didesain dengan nuansa budaya Bali.
"Kami ingin kapal ini tetap mengangkat kearifan lokal," ujarnya.
Untuk mengatasi kekhawatiran masyarakat mengenai pencemaran danau, Perseroda Bangli memastikan bahwa kapal tersebut akan menggunakan tenaga listrik, bukan bahan bakar diesel, sehingga lebih ramah lingkungan. Selain itu, desain pengelolaan limbah juga akan mengikuti aturan dari Kementerian Perhubungan agar tidak mencemari danau.
Selain itu, investor juga diwajibkan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Danau Batur dan memenuhi persyaratan tenaga kerja lokal.
"Kami mensyaratkan 70 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal," kata Direktur Utama Perseroda Bangli.
Ia juga meluruskan pemberitaan mengenai perubahan status badan usaha daerah. Menurutnya, perubahan dari Perusda menjadi PT Bukti Bakti Perseroda sudah sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2023, dan seluruh saham tetap milik Pemkab Bangli.
"Perubahan ini justru memperluas bidang usaha dari empat menjadi delapan sektor," jelasnya.
Terkait dermaga baru di Danau Batur, Perseroda Bangli menegaskan bahwa dermaga tersebut merupakan hibah Kementerian Perhubungan RI kepada Pemkab Bangli dan akan difungsikan sebagai fasilitas publik untuk kepentingan masyarakat.
"Dermaga itu untuk masyarakat, bukan untuk investor," tegasnya.
Perseroda Bangli berharap proyek ini dapat memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi daerah, serta menjadikan Bangli sebagai tujuan wisata utama, bukan sekadar tempat transit bagi wisatawan. (JroBudi)